Ciptakan Produk asli Malinau yang Berkembang Mendunia

  • 30 Sep 2025 08:51 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Semangat pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif lokal terus digalakkan di Kabupaten Malinau.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau, di bawah kepemimpinan Ketua Dekranasda Malinau, Maylenty Wempi, S.E., beserta seluruh jajaran pengurus, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja penting ke sentra pengrajin yang berada di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, 28 September 2025.

Kunjungan ini merupakan wujud nyata komitmen Dekranasda dalam memajukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Intimung.

Kedatangan rombongan Dekranasda di Desa Pulau Sapi disambut hangat oleh para pengrajin, yang produk-produknya sarat akan kekayaan motif dan filosofi budaya Dayak.

Pertemuan ini bertujuan utama untuk melakukan koordinasi intensif terkait strategi pengembangan UMKM kerajinan yang selama ini telah berjalan baik, sekaligus mencari jalan untuk peningkatan kualitas melalui kolaborasi aktif antar sesama perajin.

Inisiatif kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat, menjembatani pertukaran pengetahuan, dan memperluas jaringan pemasaran produk unggulan Malinau.

Maylenty Wempi, S.E., menyoroti pentingnya kerajinan sebagai jendela budaya daerah yang tak ternilai harganya. Setiap anyaman, ukiran, dan tenunan bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga narasi luhur tentang tradisi, kearifan lokal, dan identitas masyarakat Malinau.

Baca Juga : Festival Irau Malinau Diproyeksikan Dongkrak Perputaran Ekonomi Masyarakat Lokal

Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi untuk menjaga keaslian motif dan teknik pengerjaan, sembari terus berinovasi agar produk lokal semakin berdaya saing di pasar yang lebih luas.

Momentum kunjungan ini juga menjadi ajang persiapan serius dalam rangka menyambut hajatan akbar, yakni IRAU Ke-11 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau.

Kedua perayaan ini merupakan panggung emas bagi para pelaku UMKM kerajinan untuk memamerkan dan memasarkan karya terbaik mereka kepada khalayak nasional bahkan internasional.

Dekranasda memastikan bahwa produk-produk budaya lokal akan menjadi sorotan utama, menunjukkan kemegahan seni dan keterampilan tangan masyarakat Malinau.

Saat berbincang dengan RRI Malinau, Ketua Dekranasda Malinau mengungkapkan optimisme besarnya.

Baca Juga : Ramai Pesanan Jahitan Jelang Irau, Peningkatan hingga 25 Persen

“Semoga dengan adanya kolaborasi yang terjalin erat ini, kita dapat secara signifikan meningkatkan kualitas produk-produk perajin yang ada di Kabupaten Malinau,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas ini mutlak diperlukan agar kerajinan lokal dapat bersaing, memperkuat perekonomian berbasis masyarakat, dan membawa kesejahteraan bagi keluarga pengrajin.

Langkah strategis Dekranasda Malinau ini adalah bentuk dukungan konkrit terhadap gerakan pro UMKM lokal, yang menempatkan pelaku usaha kecil sebagai garda terdepan pembangunan ekonomi daerah.

Dengan membina, memfasilitasi, dan mendorong kolaborasi, Dekranasda berupaya menciptakan ekosistem usaha yang tangguh, di mana warisan budaya dan inovasi dapat tumbuh berdampingan.

Inisiatif ini menegaskan kembali peran sentral Dekranasda Malinau sebagai motor penggerak industri kerajinan dan budaya.

Diharapkan, sinergi yang terbangun di Desa Pulau Sapi akan menular ke seluruh sentra kerajinan lainnya, memastikan bahwa kekayaan seni budaya Malinau terus lestari, dan produk-produk UMKM lokal semakin kokoh, siap menyambut perayaan besar dan membuka peluang pasar yang lebih cerah. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....