Menanamkan Nilai Iman di Tengah Keterbatasan

  • 02 Mei 2026 17:44 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID,Malinau — Di tengah suasana sederhana Desa Sesua, Kabupaten Malinau, pengabdian panjang seorang guru terus menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan. Selama 21 tahun, Pak Anselmus Helaq mengabdikan dirinya sebagai Guru Agama Katolik di SDN 001 Malinau Barat dengan penuh ketulusan dan dedikasi.

Bagi Pak Anselmus, ruang kelas bukan sekadar tempat belajar mengajar. Lebih dari itu, kelas menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk memahami nilai kehidupan, membangun karakter, serta menanamkan iman sejak dini. Dengan penuh kesabaran, ia membimbing para siswa agar tidak hanya berkembang dalam pengetahuan, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Melihat anak-anak berkembang menjadi pribadi yang lebih baik adalah kebahagiaan tersendiri,” ungkapnya.

Dalam perjalanan pengabdiannya, berbagai tantangan turut dihadapi, terutama keterbatasan sarana pembelajaran agama. Namun kondisi tersebut tidak membuat semangatnya surut. Ia justru terus berupaya menghadirkan metode pembelajaran yang sederhana namun bermakna agar materi tetap mudah dipahami oleh para siswa.

Melalui pendekatan yang hangat dan dialogis, Pak Anselmus menjadikan setiap pertemuan sebagai ruang refleksi dan pembentukan nilai-nilai kehidupan. Dengan cara itu, pesan-pesan iman dapat diterima dan tumbuh di hati anak-anak didiknya.

Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi kesempatan istimewa bagi Pak Anselmus untuk menyampaikan harapannya terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga spiritual dan moral generasi muda.

Ia berharap pendidikan di daerah terus mendapat perhatian, termasuk dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan mampu mencetak generasi yang berkarakter serta beriman kuat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....