Rafflesia Pricei, Mekar di Tengah Ancaman Kepunahan
- 03 Jun 2025 19:37 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Rafflesia pricei adalah salah satu bunga langka dan eksotis yang menjadi kekayaan hayati Indonesia, khususnya di kawasan Kalimantan Utara. Bunga ini termasuk dalam genus Rafflesia, keluarga Rafflesiaceae, dan telah ditetapkan sebagai Puspa Langka Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.
Awalnya, Rafflesia pricei hanya ditemukan di wilayah Malaysia seperti Sarawak (Dataran Tinggi Kelabit), Sabah (Banjaran Crocker Gunung Kinabalu), Tambunan, Poring Mamut di Ranau, Air Terjun Langanan, Air Panas Poring, Bukit Lukas, Tunturugung, Bundu Tuhan, dan Ranau (Nais, 2001 dalam Susatya, 2011).
Penemuan di Indonesia baru terjadi pada tahun 2004 di wilayah Pa’ Raye. Temuan ini diperluas lagi pada tahun 2017 saat bunga ini kembali ditemukan di lokasi Tang Paye dan Long Api dalam kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM).
Fakta ini menempatkan kawasan TNKM sebagai salah satu habitat penting konservasi Rafflesia Pricei di Indonesia. Siklus hidup Rafflesia pricei terdiri dari empat fase:
1. Fase Kopula, berukuran kecil, hanya sekitar 2-3 cm.
2. Fase Knop, berukuran lebih besar, sekitar 10-15 cm.
3. Fase Perigon, kulit luar bunga mulai terbuka, ditandai dengan warna kehitaman.
4. Fase Antesis, bunga mekar sempurna dengan diameter sekitar 30-35 cm.
Namun, hanya sebagian kecil individu Rafflesia yang berhasil bertahan hingga fase mekarnya. Tingkat keberhasilan untuk mencapai fase antensis diperkirakan hanya sekitar 5-10%, menjadikan kelestarian spesies ini sangat rentan terhadap gangguan ekologis.
Rafflesia pricei masuk dalam daftar spesies prioritas konservasi nasional sesuai Peraturan Menteri Kehutanan No. P.57/Menhut-II/2008 tentang Arahan Strategis Konservasi Spesies Nasional 2008–2018. Selain itu, jenis ini juga dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Lebih jauh, Rafflesia pricei telah diklasifikasikan sebagai spesies rentan atau vulnerable dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature). Status ini menegaskan pentingnya tindakan konservasi yang lebih serius dan berkelanjutan.
Baru-baru ini, Rafflesia pricei kembali ditemukan mekar di kawasan ekowisata Buduk Udan, kawasan Tang Paye, Desa Pa' Kidang Kecamatan Krayan Barat Nunukan, wilayah penyangga Taman Nasional Kayan Mentarang, menambah daya tarik bagi destinasi wisata alam tersebut.
Sumber: Balai TNKM
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....