Pelatihan Batik Buka Pengalaman Baru bagi Jeni, Teknik Cap Jadi Pilihan
- 25 Agt 2026 18:20 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Pelatihan membatik yang digelar di Rumah Batik Malinau memberikan pengalaman baru bagi Jeni Astuti, seorang ibu rumah tangga yang baru pertama kali mengenal proses membatik. Ia mengaku mendapatkan penasaran dan melanjutkan belajar mandiri untuk pengembangan keterampilan membatiknya setelah enam hari mengikuti pelatihan membatik berakhir.
Perempuan berusia 29 tahun tersebut mengaku tertarik mengikuti pelatihan karena ingin mempelajari teknik dan pengembangan batik. Sebelumnya, Jeni belum pernah mengikuti pelatihan membatik maupun memiliki pengalaman menggambar dan melukis.
“Ini pertama kalinya saya mengikuti pelatihan membatik. Saya tertarik untuk belajar dan mengembangkan kemampuan membatik,” ujar Jeni saat ditemui usai penutupan pelatihan membatik di Rumah Batik Malinau, Senin (24/8/2026).
Selama mengikuti pelatihan, Jeni mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. Selain mempelajari teknik dasar membatik, ia juga berkesempatan bertemu peserta dari berbagai latar belakang dan saling bertukar pengetahuan serta corak batik dari berbagai daerah.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu hal berkesan selama mengikuti pelatihan.
“Di sini bisa bertemu dengan teman-teman dari etnis yang lain. Kami juga bisa belajar satu sama lain dan bertukar corak dari berbagai etnis,” katanya.
Jeni mengaku telah memahami teknik dasar membatik yang diberikan selama pelatihan. Ia bahkan telah menghasilkan dua karya, yakni batik cap dan batik dengan teknik mencanting.
Dari kedua teknik tersebut, Jeni lebih tertarik pada batik cap karena dinilainya lebih mudah. Sementara teknik mencanting menjadi bagian yang menurutnya paling sulit.
“Kalau saya lebih tertarik membatik cap karena menurut saya lebih mudah. Yang lebih susah itu mencanting,” ungkapnya.
Usai pelatihan, Jeni berencana melanjutkan pembelajaran secara mandiri di rumah. Ia berharap keterampilan yang diperolehnya dapat terus dikembangkan sehingga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. “Setelah ini mungkin saya bisa belajar sendiri di rumah untuk mengembangkan kemampuan membatik,” pungkasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....