Harga Cabai Rawit Turun, Komoditas Pokok Lain di Malinau Stabil

  • 20 Jul 2026 22:34 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Malinau turun dari Rp52.500 menjadi Rp50.000 per kilogram pada Senin (20/7/2026).
  • Penurunan harga cabai rawit merah mencapai 4,7 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.
  • Cabai rawit merah adalah satu-satunya komoditas yang mengalami perubahan harga, sementara harga kebutuhan pokok lainnya tetap stabil.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Malinau mengalami penurunan pada Senin (20/7/2026). Sementara itu, sebagian besar harga kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan rilis harga harian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Malinau, harga cabai rawit merah turun dari Rp52.500 menjadi Rp50.000 per kilogram atau terkoreksi sekitar 4,7 persen. Cabai rawit merah menjadi satu-satunya komoditas yang mengalami perubahan harga pada laporan hari ini.

Hal ini dibenarkan seorang pedagang cabai di Pasar Induk Malinau, Ahmad. Menurutnya, penurunan harga dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan dari petani lokal maupun daerah sekitar sehingga stok di tingkat pedagang lebih mencukupi.

"Beberapa hari terakhir pasokan cabai memang lebih banyak dibanding sebelumnya. Saat barang melimpah, harga biasanya ikut turun," ujar Ahmad.

Sementara itu, harga beras pada seluruh varian yang dipantau masih bertahan. Beras Rasda dijual Rp11.000 per kilogram, sedangkan beras premium tertinggi berada di kisaran Rp17.550 per kilogram.

Harga minyak goreng juga belum mengalami perubahan. Minyak goreng kemasan premium dipasarkan seharga Rp25.750 per liter, sedangkan Minyakita tetap Rp15.700 per liter.

Komoditas protein hewani turut menunjukkan kestabilan harga. Daging sapi paha belakang masih dijual Rp150.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras karkas bertahan di Rp50.000 per kilogram.

Telur ayam ras juga tetap berada di harga Rp31.500 per kilogram. Harga ikan segar seperti kembung, tongkol, dan bandeng tidak mengalami perubahan.

Demikian pula berbagai jenis sayuran, seperti kangkung, sawi hijau, dan tomat, yang masih dipasarkan pada kisaran Rp15.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Ahmad memperkirakan harga cabai masih berpotensi berfluktuasi dalam beberapa hari ke depan, bergantung pada pasokan dan permintaan pasar. Meski demikian, ia menilai kondisi saat ini masih tergolong normal dan belum berdampak pada minat beli masyarakat.

"Harga cabai memang paling cepat berubah dibanding komoditas lain. Kalau pasokan tetap lancar seperti sekarang, saya kira harganya masih akan bertahan. Biasanya permintaan mulai meningkat ketika ada kegiatan masyarakat yang membutuhkan lebih banyak bahan pangan," katanya.

Ia berharap distribusi hasil panen tetap berjalan lancar agar pasokan cabai di Malinau tetap terjaga sehingga harga tidak mengalami lonjakan yang signifikan dan tetap terjangkau bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....