Konsumen Menjerit, Harga Pangan Dasar di Malinau Merangkak Naik

  • 13 Jun 2026 17:19 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga tomat dan bawang merah di Pasar Induk Malinau melonjak, bawang merah bahkan menembus Rp90.000 per kilogram.
  • Harga cabai rawit mulai turun dari Rp150.000 menjadi Rp120.000 per kilogram, meski masih tergolong tinggi. Sementara itu, stok cabai keriting terpantau langka di sejumlah lapak pedagang.

RRI.CO.ID, Malinau - Konsumen di Kabupaten Malinau mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan pangan dasar yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah, tomat, dan cabai yang berdampak pada meningkatnya pengeluaran rumah tangga.

Berdasarkan pantauan RRI di Pasar Induk Malinau, Sabtu (13/6/2026), harga tomat yang sebelumnya berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram kini naik menjadi Rp25.000. Bahkan sejak semalam, harganya kembali meningkat menjadi Rp28.000 per kilogram.

Kenaikan lebih signifikan terjadi pada bawang merah. Komoditas yang biasanya dijual Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram itu kini paling murah ditemukan dengan harga Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Di sejumlah lapak, harga bawang merah bahkan mencapai Rp90.000 per kilogram.

Salah seorang konsumen, Rina, mengaku harus merogoh kocek lebih dalam akibat naiknya harga kebutuhan dapur. Menurutnya, uang belanja yang biasanya cukup kini terasa cepat habis.

"Bawa uang dua ratus sampai tiga ratus ribu ke pasar sekarang dapatnya cuma seiprit. Padahal cuma belanja bumbu dapur dan ikan, saya habis hampir tiga ratus ribu," katanya kepada RRI.

Menurut Rina, kenaikan harga bawang merah dan tomat paling dirasakan karena menjadi bahan yang hampir selalu digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari.

"Harapannya sih harga bisa turun lagi dong. Masa BBM naik, kebutuhan dapur naik, penghasilan enggak naik," keluhnya.

Sementara itu, pedagang di Pasar Induk Malinau menyebut terbatasnya pasokan menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. Nurhalimah, salah seorang pedagang, mengatakan pasokan bawang merah dari Sulawesi mulai langka sekitar sepekan terakhir.

"Pasokan bawang merah sudah sekitar semingguan langka. Biasanya memang datang dari Sulawesi, sekarang belum datang," katanya.

Harga cabai rawit juga masih bertahan di level tinggi. Pedagang lainnya mengungkapkan, cabai rawit saat ini dijual sekitar Rp120.000 per kilogram, meski beberapa hari sebelumnya sempat menyentuh Rp150.000 per kilogram.

"Harga cabai Rp120.000. Beberapa hari lalu sempat sampai Rp150.000 per kilogram," ujarnya.

Selain itu, cabai keriting terpantau mengalami kelangkaan stok. RRI menemukan sejumlah pedagang yang biasanya menjual cabai keriting tidak lagi memiliki persediaan.

Kalaupun tersedia, kondisi fisiknya tampak kurang segar dibanding biasanya. Cabai keriting yang masih tersedia dijual sekitar Rp90.000 per kilogram.

Kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap daya beli rumah tangga. Masyarakat berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil dan tidak semakin membebani pengeluaran keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....