Melonjak Tajam, Harga Cabai Rawit di Malinau Capai Rp127.000
- 16 Mar 2026 14:14 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Malinau melonjak tajam menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Bahkan, mencapai rata-rata harga Rp127.500 per kilogram pada Senin (16/3/2026).
Padahal sebelumnya cabai rawit masih berada di kisaran harga Rp72.500 per kilogram. Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Malinau, Yennie Erlena mengatakan, kenaikan harga cabai sudah mulai terjadi sejak akhir pekan lalu. Lonjakan dipicu keterbatasan pasokan di pasar.
“Harga cabai naik dari hari Sabtu dengan kisaran Rp80 ribu sampai Rp90 ribu, saat ini sudah mencapai Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram,” kata Yennie Erlena saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, stok cabai yang beredar di Pasar Induk Malinau saat ini relatif terbatas. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian hasil panen petani dijual ke daerah lain yang menawarkan harga lebih tinggi.
“Stok cabe yang beredar di pasar saat ini terbatas. Hasil panen petani Malinau banyak yang dioper ke Tanjung Selor karena di sana harga lebih mahal dari harga lombok di Malinau,” ujarnya.
Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain juga dilaporkan mengalami kenaikan harga meski tidak signifikan. Telur ayam ras naik tipis dari Rp36.750 menjadi Rp37.000 per kilogram, sedangkan harga tomat naik dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
Sementara itu, mayoritas harga bahan pokok di Pasar Induk Malinau masih terpantau stabil. Komoditas beras, gula, minyak goreng, serta daging ayam dan daging sapi tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Yennie memastikan pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga di pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....