Momen Imlek 2026, Harga Cabai Rawit di Malinau Naik

  • 17 Feb 2026 23:29 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Harga cabai rawit di Kabupaten Malinau mengalami kenaikan pada Selasa (17/2/2026). Diduga dipicu peningkatan permintaan masyarakat untuk perayaan Imlek 2026.

Kenaikan terutama terjadi pada cabai rawit, sementara komoditas hortikultura lainnya relatif stabil. Berdasarkan pantauan RRI di pasar induk, harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram. Kini mengalami kenaikan antara Rp80.000 hingga Rp95.000 per kilogram, tergantung kualitas barang yang ditawarkan.

Adi, salah satu pelaku pasar, menyebut mayoritas stok cabai yang beredar saat ini merupakan cabai lokal Malinau. Ia menjelaskan kenaikan harga dipengaruhi peningkatan permintaan konsumen di momentum perayaan.

“Hampir semua stok cabai di pasar induk sekarang berasal dari cabai lokal Malinau. Sekarang ini naik, jelang-jelang imlek ini lah mulai naik, karena permintaan meningkat kan,” ujarnya.

Perbedaan harga juga dipengaruhi kualitas produk yang dijual masing-masing pedagang. Sri mengatakan cabai dengan kondisi fisik yang masih segar umumnya dijual lebih mahal dibanding stok lama yang terlihat kurang segar.

“Harga bisa berbeda di setiap pedagang, tergantung ngambil di mana, kualitas cabainya juga, apakah stok baru atau lama, kalau yang lama ya kita jual agak murah, karena mau habiskan stok, dari pada rusak,” kata Sri.

Sementara itu, harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp65.000 per kilogram dan cenderung stabil meski ada sebagian pedagang yang menjual di harga lebih tinggi. Cabai merah besar dijual antara Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram dengan variasi harga antar pedagang.

Untuk komoditas lain, harga bawang merah berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram dan tidak mengalami perubahan signifikan. Harga tomat juga relatif stabil di kisaran Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram. (Ading/sti)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....