Pasokan Ikan Bergantung dari Luar, Harga Ikut Terdampak

  • 10 Mar 2025 13:17 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau: Pasokan ikan di Pasar Induk Malinau sebagian besar masih bergantung pada distribusi dari luar daerah, terutama dari Nunukan melalui jalur Sungai Ular. Kondisi ini menyebabkan harga ikan di Malinau mengalami tekanan, akibat tingginya biaya distribusi yang mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per perjalanan.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau ketersediaan dan harga bahan pokok, termasuk ikan selama Ramadan untuk mencegah lonjakan harga yang bisa memberatkan masyarakat.

“Kami mendapatkan informasi bahwa beberapa jenis ikan di Malinau berasal dari luar daerah, seperti Nunukan. Biaya distribusi yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga jual ikan di pasar ikut terdampak. Ini akan menjadi perhatian kami agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan ikan dengan harga yang wajar,” ujar Jakaria.

Menurut Jakaria, Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Tim pemantauan akan terus bergerak untuk memastikan pasokan tetap lancar dan harga tidak dimainkan oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan berlebihan.

“Fokus kami adalah menjaga inflasi tetap terkendali dan memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok tanpa kesulitan. Salah satu upaya yang akan kami bahas lebih lanjut adalah bagaimana mengatasi kendala distribusi ikan, agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat Malinau,” tambah Jakaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....