Soft Launching QRIS Pelabuhan Malinau Perkuat Transformasi Pembayaran Digital
- 21 Jul 2026 21:46 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, menegaskan pelaksanaan soft launching “Pelabuhan Siap QRIS” di Pelabuhan Speedboat Malinau berjalan lancar berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malinau, Forkopimda, serta konsistensi seluruh perbankan dalam mendorong transaksi digital di daerah tersebut.
“Pelabuhan Siap QRIS merupakan program digitalisasi yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, sebagai upaya nyata mentransformasi ekosistem transaksi di kawasan pelabuhan menjadi lebih efisien, transparan, dan inklusif,” ujar Agus Taufik dalam kegiatan pelaksanaan soft launching “Pelabuhan Siap QRIS” di Pelabuhan Speedboat Malinau, Senin (20/7).
Ia menelusuri perjalanan inisiatif ini, bermula dari peluncuran program “Gigi Port” bersama Dinas Perhubungan Provinsi pada September 2025, di mana Bank Kaltara menyediakan fasilitas QRIS sebagai saluran pembayaran retribusi kepelabuhan demi meningkatkan akuntabilitas layanan. Penerapan QRIS pun meluas ke berbagai moda transportasi, mulai darat, udara, hingga perairan dan laut.
Komitmen ini kemudian diperkuat lewat pertemuan tingkat tinggi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kaltara akhir 2025, yang menyepakati kewajiban penyediaan opsi pembayaran non-tunai untuk tiket maupun transaksi pendukung di seluruh pelabuhan. Sebelum Malinau, program serupa telah digelar di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan pada Desember 2025, Pelabuhan Kayan II Bulungan pada April 2026, serta Pelabuhan Lim Hijung Nunukan pada Mei 2026. “Kini Pelabuhan Speedboat Malinau menjadi pelabuhan keempat di Kaltara yang resmi siap melayani transaksi QRIS,” ungkapnya.
Implementasi di Malinau, lanjut AgusTaufik, melibatkan peran langsung agen tiket dan pemilik speedboat, didukung penuh perbankan yakni Bank Kaltara, BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Ke depannya, program akan diperluas ke lima pelabuhan lainnya.
Sebagai otoritas sistem pembayaran, Bank Indonesia terus mendorong QRIS sebagai standar pembayaran nasional yang memiliki keunggulan cepat, mudah, murah, aman, dan andal. "Kehadiran QRIS diharapkan memudahkan masyarakat membayar tiket dan retribusi secara non-tunai, sekaligus menjaga keberlanjutan digitalisasi layanan publik serta mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Malinau," tukasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....