Bapenda Kaltara Sosialisasikan Kepatuhan Perpajakan dan Elektronifikasi
- 21 Feb 2025 09:48 WIB
- Malinau
Pajak dan retribusi daerah merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang harus dioptimalkan guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini harus dilakukan berdasarkan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas dengan mempertimbangkan potensi daerah.
Hal itu disampaikan Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Jon Ifung, S.Sos. M.M., saat membuka sosialisasi kepatuhan perpajakan dan elektronifikasi transaksi pembayaran pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Utara di Malinau.
Kegiatan yang merupakan hajatan dari Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara ini diselenggarakan di Ruang Laga Feratu pada Kamis (20/2/2025) pagi.
"Atas nama Pemkab Malinau, aya berterima kasih dan menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini, " tegas Jon Ifung.
Dikatakan Jon Ifung, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan program pembangunan daerah.
"Saya berharap melalui sosialisasi ini tercipta kesamaan persepsi dan terjalin sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta para pelaku usaha di Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Malinau, dalam optimalisasi penerimaan pajak," ujar Jon Ifung.
Karenanya, sambung Jon Ifinf, penting bagi semua komponen untuk memaksimalkan setiap potensi penerimaan daerah melalui pajak dan retribusi.
"Peningkatan pendapatan daerah akan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemandirian daerah, efisiensi pelayanan publik, serta mendukung iklim investasi dan kemudahan berusaha," lanjutnya.
Melalui sosialisasi dan keterikatan peraturan daerah di dalamnya, imbuh Jon Ifung, membuat seluruh potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan. Khususnya di Kabupaten Malinau dan Provinsi Kalimantan Utara secara umum.
"Sejalan itu, optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah dapat meningkatkan pemerataan pembangunan di provinsi ini," tukasnya. (*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....