Harga Emas Antam Kembali Menguat Rp7 Ribu Awal Pekan
- 03 Agt 2026 21:09 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam meningkat Rp7.000 per gram menjadi Rp2.610.000 per gram pada Senin, 3 Agustus 2026.
- Harga buyback (pembelian kembali) emas Antam juga naik sebesar Rp11.000 per gram menjadi Rp2.379.000 per gram.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali menguat sebesar Rp7.000 per gram pada Senin (3/8/2026). Berdasarkan pemantauan pada pukul 08.33 WIB, harga emas berada di level Rp2.610.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya Rp2.603.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback. Harga pembelian kembali emas Antam kini berada di angka Rp2.379.000 per gram, atau meningkat Rp11.000 dibandingkan posisi sebelumnya.
Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp231.000 per gram. Pergerakan tersebut menunjukkan harga emas masih mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya pada Sabtu (1/8/2026), harga emas Antam terkoreksi Rp20.000 per gram menjadi Rp2.603.000. Pada perdagangan yang sama, harga buyback melemah Rp30.000 menjadi Rp2.368.000 per gram.
Investor emas di Malinau, Wahyudi, mengatakan perubahan harga dalam jangka pendek merupakan hal yang wajar dalam investasi emas. Menurutnya, investor perlu melihat pergerakan harga secara lebih luas dan tidak hanya berpatokan pada kenaikan atau penurunan dalam satu hari.
"Fluktuasi harga emas itu sesuatu yang biasa. Jadi ketika harga turun, tidak selalu berarti harus panik, begitu juga saat harga naik jangan langsung terburu-buru mengambil keputusan," ujar Wahyudi.
Ia menilai emas masih menarik sebagai instrumen investasi, terutama bagi investor yang memiliki orientasi jangka menengah dan panjang. Karena itu, perubahan harga harian lebih baik dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan strategi pembelian.
Wahyudi berharap harga emas tetap memiliki prospek yang baik ke depan, meskipun pergerakannya kemungkinan masih akan naik turun mengikuti kondisi pasar. Ia menyebut ekspektasi terhadap emas tetap berkaitan dengan kemampuannya menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
"Harapannya tentu harga emas bisa terus bertumbuh dalam jangka panjang. Tetapi sebagai investor kita juga harus siap dengan kondisi ketika harganya berfluktuasi, karena tujuan investasi bukan hanya mengejar keuntungan sesaat," katanya.
Ia menambahkan, tujuan utama investasinya adalah membangun simpanan aset untuk kebutuhan jangka panjang. Karena itu, kenaikan maupun penurunan harga dalam beberapa ribu hingga puluhan ribu rupiah per gram tidak menjadi satu-satunya pertimbangan dalam mengambil keputusan.
"Yang paling penting bagi saya adalah tujuan investasinya. Emas disiapkan sebagai aset jangka panjang, sehingga ketika ada kenaikan atau koreksi harga, kita tetap melihat kembali tujuan awal investasi," ujar Wahyudi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....