Harga Emas Antam Menguat Rp15.000 usai Koreksi

  • 30 Jul 2026 19:50 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam menguat Rp15.000 menjadi Rp2.616.000 per gram pada perdagangan Kamis (30/7/2026) setelah terkoreksi Rp21.000 dalam dua hari sejak Selasa.
  • Harga buyback emas naik tajam sebesar Rp35.000 menjadi Rp2.381.000 per gram dengan selisih dari harga jual sebesar Rp235.000 per gram.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis (30/7/2026) usai terkoreksi Rp21.000 dalam dua hari sejak Selasa (28/7/2026). Pada pukul 08.30 WIB, harga emas tercatat sebesar Rp2.616.000 per gram, naik Rp15.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.601.000 per gram.

‎Sementara itu, harga beli kembali (buyback) juga mengalami kenaikan yang lebih tajam, yakni sebesar Rp35.000 menjadi Rp2.381.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback kini berada di angka Rp235.000 per gram.

‎Pergerakan harian harga emas tidak mengubah strategi investasi sebagian masyarakat. Salah seorang investor emas di Malinau, Fani, mengatakan fluktuasi harga merupakan hal yang wajar sehingga ia tetap konsisten menabung emas untuk tujuan jangka panjang.

‎"Menurut saya, naik turun harga emas itu sudah menjadi bagian dari investasi. Yang terpenting bukan mengejar keuntungan sesaat, tetapi membangun aset secara bertahap. Karena itu saya tetap rutin membeli emas sesuai kemampuan," ujarnya.

‎Fani mengaku mulai menabung emas sejak beberapa tahun lalu karena menilai logam mulia merupakan instrumen investasi yang relatif aman dan mampu menjaga nilai kekayaan dari waktu ke waktu.

‎"Pengalaman saya, harga emas memang sesekali turun, tetapi dalam jangka panjang trennya cenderung meningkat. Itu yang membuat saya tetap yakin menyisihkan sebagian penghasilan untuk membeli emas sedikit demi sedikit," katanya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

‎Ia pun mengajak masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas agar tidak terlalu khawatir terhadap pergerakan harga harian. Menurutnya, kedisiplinan menabung secara berkala lebih penting dibanding mencoba menebak waktu terbaik untuk membeli.

"Kalau tujuannya untuk masa depan, seperti dana pendidikan, kebutuhan keluarga, atau dana darurat, emas masih menjadi pilihan yang baik. Yang penting konsisten dan membeli sesuai kemampuan keuangan," pungkasnya. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....