Harga Emas Antam Turun Dua Hari Beruntun, Kini Tertekan di Rp2.615.000 per Gram
- 14 Jul 2026 15:10 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam mengalami koreksi Rp20.000 per gram pada Selasa (14/7/2026), turun dari Rp2.635.000 menjadi Rp2.615.000 per gram.
- Harga buyback emas juga terkoreksi Rp43.000 per gram menjadi Rp2.352.000 per gram, menunjukkan penurunan cukup dalam di kedua segmen.
- Investor melihat penurunan harga sebagai momentum membeli dan strategi investasi jangka panjang yang konsisten lebih efektif daripada menunggu harga terendah.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami koreksi sebesar Rp20.000 per gram pada Selasa (14/7/2026). Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang juga terjadi pada awal pekan dengan nominal yang sama.
Berdasarkan pergerakan harga pukul 09.32 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.615.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.635.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga terkoreksi cukup dalam, yakni Rp43.000 per gram, menjadi Rp2.352.000 per gram.
Bagi sebagian investor, penurunan harga justru dipandang sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan emas. Salah satunya disampaikan Maria, seorang investor emas di Kabupaten Malinau.
Menurutnya, fluktuasi harga merupakan hal yang lumrah sehingga tidak perlu disikapi dengan kepanikan. "Kalau saya pribadi, saat harga turun justru menjadi momentum untuk membeli. Saya memang menabung emas dengan tujuan jangka panjang, jadi tidak terlalu khawatir dengan naik turunnya harga harian," ujarnya.
Maria mengaku telah menjadikan emas sebagai salah satu instrumen tabungan selama beberapa tahun terakhir. Ia memilih membeli secara bertahap sesuai kemampuan keuangan setiap bulan dibanding menunggu harga berada di titik terendah.
"Pengalaman saya, lebih baik konsisten membeli sedikit demi sedikit daripada menunggu harga paling murah, karena kita tidak pernah tahu kapan harga akan kembali naik," katanya.
Menurut Maria, emas tetap menjadi pilihan investasi yang relatif aman untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Ia juga mengingatkan masyarakat agar membeli emas sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan karena mengikuti tren sesaat.
"Yang penting punya tujuan yang jelas. Kalau memang untuk tabungan masa depan atau dana darurat, emas masih cukup menjanjikan. Saya sendiri merasakan nilainya terus bertumbuh meski sesekali mengalami koreksi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....