Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp2.625.000 per Gram

  • 01 Jul 2026 23:15 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp5.000 menjadi Rp2.625.000 per gram pada Rabu (1/7/2026), penurunan ketiga berturut-turut sejak awal pekan.
  • Investor emas di Malinau menilai momen pelemahan harga cocok untuk membeli emas karena fungsinya sebagai lindung nilai jangka panjang, bukan sumber keuntungan cepat.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali terkoreksi sebesar Rp5.000 per gram pada perdagangan Rabu, (1/7/2026). Koreksi ini menjadi yang ketiga berturut-turut sejak awal pekan seiring pelemahan harga emas global.

Berdasarkan pembaruan pukul 08.50 WIB, harga emas Antam turun dari Rp2.630.000 menjadi Rp2.625.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam tercatat mengalami koreksi lebih dalam , yakni Rp15.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.335.000 menjadi Rp2.320.000 per gram.

Sepanjang pekan ini, harga emas Antam sudah tiga kali mengalami penurunan. Pada Senin, harga turun Rp15.000 per gram, kemudian berlanjut turun Rp15.000 lagi pada Selasa.

Menanggapi tren pelemahan ini, investor emas asal Malinau, Indra, menilai momentum ini justru cocok dimanfaatkan untuk membeli. Namun ia mengakui tidak semua orang memiliki dana dingin untuk masuk saat harga turun.

"Harusnya di momen seperti ini beli ya, tapi kebanyakan orang mungkin belum tentu punya dana dingin," ujar Indra. Ia menduga banyak dana investor sudah terpakai akibat aksi FOMO awal tahun saat harga emas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Indra mengingatkan bahwa emas pada dasarnya bukan instrumen untuk mengejar keuntungan cepat. Menurutnya, emas lebih tepat difungsikan sebagai tabungan jangka panjang dan alat lindung nilai terhadap inflasi.

"Emas itu untuk tabungan jangka panjang, fungsinya lindung nilai," kata Indra. Ia menambahkan, bahwa investor semestinya memahami kekayaan yang disimpan dalam bentuk emas tidak akan bertambah signifikan dari waktu ke waktu.

Menurut Indra, nilai investasi emas hanya akan terjaga dari gerusan inflasi, bukan menghasilkan keuntungan tambahan. "Karena emas memang nggak ngasih profit, nggak ada cash flow," pungkasnya.

Pelemahan harga emas Antam ini diperkirakan masih akan berlanjut mengikuti pergerakan harga emas dunia. Masyarakat diimbau mencermati tren harga sebelum memutuskan membeli atau menjual emas batangan. (Ading)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....