Anjlok Rp65 Ribu dalam Tiga Hari, Emas Antam Kini di Level Rp2,668 Juta

  • 21 Jun 2026 11:32 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun total Rp65.000 per gram dalam tiga hari terakhir dan kini berada di Rp2.668.000 per gram.
  • Investor emas di Malinau mengingatkan masyarakat agar tidak membeli emas karena FOMO dan fokus pada investasi jangka panjang.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam tergerus hingga Rp65.000 per gram dalam tiga hari terakhir. Pada perdagangan Sabtu (20/6/2026), harga emas kembali turun ke level Rp2.668.000 per gram.

Berdasarkan data perdagangan pukul 08.47 WIB, harga emas turun Rp5.000 per gram. Sebelumnya, harga telah terkoreksi masing-masing Rp30.000 pada Kamis dan Jumat, sehingga total penurunan dalam tiga hari mencapai Rp65.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback juga melemah menjadi Rp2.401.000 per gram. Nilai tersebut turun Rp7.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Investor emas di Malinau, Dian, menilai koreksi harga saat ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin menambah kepemilikan emas. Namun, menurutnya, banyak investor ritel telah menghabiskan dana saat harga berada di level tertinggi.

"Ini sebenarnya kesempatan untuk serok, masalahnya uangnya yang ngga ada karena kemarin serok gila-gilaan waktu ATH karena fomo," kata Dian, Sabtu (20/6/2026).

Ia mengatakan, sebagian pembeli berpotensi mengalami kerugian besar apabila menjual emas saat ini. Kondisi tersebut terutama dialami mereka yang membeli emas di tingkat pengecer dengan harga jauh di atas harga acuan.

"Pasti rugi banget sih kalau mau jual sekarang, apa lagi waktu itu di level pengecer atau toko emas, ada yang membeli di harga 3,2 sampai 3,3 juta, jauh lah dari harga resminya," ujarnya.

Dian mengingatkan masyarakat agar tidak membeli emas hanya karena khawatir tertinggal tren kenaikan harga. Menurutnya, pembelian emas sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan.

"Pelajaran buat kedepan, jangan pernah beli karena fomo, sebaiknya beli rutin sesuaikan dengan ketersediaan dana dingin untuk meminimalisir kerugian," ucapnya.

Menurut Dian, emas tetap lebih tepat dijadikan instrumen tabungan dan investasi jangka panjang. Dengan strategi tersebut, fluktuasi harga harian tidak akan terlalu memengaruhi tujuan investasi.

"Emang paling benar emas itu buat tabungan jangka panjang udah," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....