Naik Tipis, Harga Emas Antam Bertahan di Tren Positif Akhir Pekan
- 13 Jun 2026 18:08 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam melanjutkan tren positif dengan kenaikan Rp2.000 per gram menjadi Rp2.711.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga meningkat Rp4.000 menjadi Rp2.454.000 per gram pada Sabtu (13/6/2026).
- Investor emas di Malinau menilai emas tetap menarik sebagai instrumen tabungan jangka panjang karena likuid serta membantu masyarakat lebih disiplin dalam menyisihkan pendapatan untuk berbagai kebutuhan masa depan.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) menutup perdagangan pekan ini dengan kenaikan tipis sebesar Rp2.000 per gram, Sabtu (13/6/2026). Penguatan tersebut melanjutkan tren positif sehari sebelumnya ketika harga emas melonjak Rp20.000 per gram.
Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.22 WIB, harga emas Antam berada di posisi Rp2.711.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali naik Rp4.000 menjadi Rp2.454.000 per gram.
Kenaikan harga emas tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi. Investor emas di Malinau, Fitri, mengatakan emas masih menjadi pilihan karena memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dan relatif mudah dicairkan saat dibutuhkan.
"Kalau menurut saya, salah satu kelebihan emas itu likuid. Ketika ada kebutuhan mendesak, relatif mudah dijual kembali. Jadi tidak terlalu sulit untuk mengubahnya menjadi uang tunai," katanya kepada RRI.
Fitri mengaku menjadikan emas sebagai instrumen tabungan jangka panjang. Selain untuk menjaga nilai aset, emas juga menjadi cara disiplin dalam menyisihkan pendapatan secara bertahap.
"Saya memang tujuannya lebih ke menabung. Kadang kalau uang tunai ada, lebih mudah terpakai. Tapi kalau dibelikan emas, kita jadi lebih menahan diri untuk tidak menggunakannya kecuali memang ada kebutuhan penting," ujarnya.
Menurutnya, fluktuasi harga merupakan hal yang wajar dalam investasi emas. Karena itu, masyarakat yang membeli emas untuk tujuan jangka panjang tidak perlu terlalu khawatir terhadap pergerakan harga harian.
"Kalau orientasinya menabung atau investasi jangka panjang, naik turunnya harga dalam jangka pendek itu biasa. Yang penting konsisten menyisihkan dana sesuai kemampuan," katanya.
Fitri menilai emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang mudah dipahami masyarakat. Selain dapat dibeli secara bertahap, emas juga dinilai mampu menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi.
"Emas itu sederhana. Kita bisa mulai dari nominal kecil dan tujuannya jelas, baik untuk dana darurat, pendidikan anak, maupun persiapan kebutuhan masa depan," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....