Harga Emas Antam Terkoreksi, Investor Tetap Optimistis
- 02 Jun 2026 13:38 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam pada perdagangan Selasa (2/6/2026) turun Rp25.000 per gram menjadi Rp2.774.000 per gram, sementara harga buyback juga terkoreksi Rp25.000 menjadi Rp2.584.000 per gram.
- Meski harga terkoreksi, investor emas di Malinau tetap optimistis karena menilai emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang efektif untuk menjaga nilai aset, memenuhi kebutuhan masa depan, dan menghadapi inflasi.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan produksi Antam mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Penurunan sebesar Rp25.000 per gram membuat harga emas berada di level Rp2.774.000 per gram pada pukul 08.20 WIB.
Harga buyback atau pembelian kembali juga mengalami penurunan dengan nominal yang sama. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat Rp2.584.000 per gram, turun Rp25.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Koreksi tersebut terjadi setelah harga emas Antam sempat menguat pada akhir pekan lalu. Pada Jumat, harga emas naik Rp20.000 per gram, kemudian kembali menguat Rp25.000 pada Sabtu hingga mencapai Rp2.799.000 per gram.
Harga tersebut bertahan hingga Senin (1/6/2026) sebelum akhirnya terkoreksi pada perdagangan hari ini. Meski mengalami penurunan, sebagian investor tetap memandang emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Seorang investor emas di Malinau, Ayu, mengatakan fluktuasi harga merupakan hal yang wajar dan tidak memengaruhi rencananya untuk terus menabung emas. "Saya melihat investasi emas untuk tujuan jangka panjang, jadi ketika harga turun seperti sekarang justru menjadi kesempatan untuk menambah tabungan," ujarnya.
Menurut Ayu, konsistensi dalam menabung emas lebih penting dibandingkan terlalu fokus pada pergerakan harga harian. Ia menilai emas masih menjadi salah satu pilihan investasi yang relatif aman untuk menjaga nilai aset dari pengaruh inflasi.
"Kalau tujuan kita untuk beberapa tahun ke depan, naik turunnya harga dalam waktu singkat tidak terlalu menjadi masalah. Yang penting disiplin menabung dan memiliki target keuangan yang jelas," katanya.
Ia menambahkan, emas juga memberikan rasa aman karena mudah dicairkan saat dibutuhkan. Karena itu, dirinya tetap optimistis terhadap prospek investasi emas meskipun harga saat ini mengalami koreksi.
"Saya menyiapkan emas untuk kebutuhan masa depan, termasuk dana pendidikan dan cadangan keuangan keluarga. Selama kemampuan membeli masih ada, saya akan tetap menabung emas secara bertahap," tutur Ayu.
Pelaku pasar masih mencermati berbagai faktor global yang memengaruhi pergerakan harga emas, termasuk kondisi ekonomi internasional, kebijakan suku bunga, serta tingkat permintaan terhadap aset safe haven. Fluktuasi harga diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan seiring perkembangan situasi ekonomi global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....