Harga Emas Antam Terkoreksi Rp12.000 usai Sehari Menguat

  • 22 Mei 2026 10:24 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp12.000 per gram menjadi Rp2.788.000 setelah sehari sebelumnya sempat melonjak Rp35.000 per gram.
  • Investor emas di Malinau menilai koreksi harga sebagai peluang membeli dan tetap optimistis terhadap prospek investasi emas jangka panjang.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (22/5/2026) setelah sempat menguat signifikan sehari sebelumnya. Pada pukul 08.27 WIB, harga emas tercatat berada di level Rp2.788.000 per gram atau turun Rp12.000 dibanding perdagangan Kamis.

‎Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau harga jual kembali emas ke Antam, turun Rp12.000 menjadi Rp2.592.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas sempat melonjak Rp35.000 per gram hingga menyentuh level Rp2.800.000 per gram.

Fluktuasi harga tersebut dinilai masih wajar mengingat pasar emas saat ini cukup sensitif terhadap perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.

‎Investor emas di Malinau, Marwiah, menilai penurunan harga justru dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menambah investasi jangka panjang. Menurutnya, emas tetap menjadi instrumen yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

‎“Kalau saya pribadi melihat koreksi seperti ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Justru biasanya jadi kesempatan membeli, apalagi untuk simpanan jangka panjang,” kata Marwiah.

‎Ia mengatakan masyarakat sebaiknya tidak panik ketika harga emas mengalami penurunan harian. Sebab, pergerakan emas cenderung naik dalam rentang waktu yang panjang meski sesekali mengalami koreksi.

‎“Emas itu investasinya bukan untuk satu dua hari. Kalau tujuannya jangka panjang, biasanya nilainya tetap bertumbuh. Yang penting beli sesuai kemampuan dan jangan memakai uang kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

‎Marwiah juga menyarankan investor pemula untuk membeli emas secara bertahap agar tidak terlalu terbebani perubahan harga pasar. Strategi menabung emas dinilai lebih aman dibanding membeli sekaligus dalam jumlah besar saat harga sedang tinggi.

‎Ia optimistis minat masyarakat terhadap investasi emas masih akan meningkat sepanjang tahun ini. Selain mudah dicairkan, emas dinilai mampu menjaga nilai aset di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

‎“Sekarang masyarakat sudah mulai sadar pentingnya investasi. Menurut saya emas tetap punya prospek bagus karena mudah dijual kembali dan nilainya cenderung bertahan,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....