Tiga Hari Beruntun, Harga Emas Antam Lesu
- 05 Mei 2026 09:04 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun tiga hari berturut-turut, dengan penurunan paling tajam terjadi pada Selasa (5/5/2026) sebesar Rp35.000 per gram, disertai turunnya harga buyback menjadi Rp2.545.000 per gram.
- Investor menyarankan menabung emas secara konsisten dan jangka panjang, serta memanfaatkan penurunan harga sebagai peluang membeli dengan harga lebih rendah, bukan untuk spekulasi cepat.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan cukup dalam hingga menyentuh Rp2.760.000 per gram pada perdagangan Selasa (5/5/2026).
Penurunan sebesar Rp35.000 tercatat pada pukul 08.43 WIB dan menjadi penurunan paling tajam dalam beberapa hari terakhir.
Koreksi harga ini melanjutkan tren penurunan yang sudah terjadi sejak akhir pekan lalu. Pada Sabtu, harga emas turun Rp3.000 per gram, kemudian kembali melemah tipis Rp1.000 pada perdagangan Senin.
Nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga mengalami penurunan. Pada hari yang sama, harga buyback tercatat turun Rp40.000 menjadi Rp2.545.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Neni, menilai penurunan harga seperti ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika pasar logam mulia. “Fluktuasi harga emas itu biasa terjadi, jadi masyarakat tidak perlu panik saat harga turun seperti sekarang," ucapnya.
Neni menyarankan agar masyarakat tetap konsisten dalam menabung emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. “Kalau tujuan kita menabung, justru saat harga turun bisa jadi momen yang baik untuk membeli, karena kita bisa mendapatkan harga yang lebih rendah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami tujuan investasi sebelum membeli emas. Menurutnya, emas lebih cocok dijadikan lindung nilai dalam jangka panjang dibandingkan untuk keuntungan cepat.
“Emas itu bukan untuk spekulasi jangka pendek, tapi lebih ke menjaga nilai aset agar tidak tergerus inflasi,” kata Neni.
Selain itu, Neni mendorong masyarakat untuk membeli emas secara bertahap sesuai kemampuan finansial. Ia menilai strategi mencicil pembelian dapat membantu mengurangi risiko akibat fluktuasi harga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....