Harga Emas Antam Anjlok, usai Dua Hari Menguat
- 13 Apr 2026 09:45 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun Rp42.000 per gram menjadi Rp2.818.000
- Penurunan terjadi setelah kenaikan Rp10.000 dalam dua hari sebelumnya
- Investor memilih wait and see di tengah harga yang masih fluktuatif
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin (13/4/2026) pagi. Penurunan ini terjadi setelah sempat menunjukkan tren penguatan selama dua hari berturut-turut pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan pembaruan pukul 08.47 WIB, harga emas Antam terkerek ke level Rp2.818.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga mengalami penurunan dan tercatat di kisaran Rp2.585.000 per gram.
Penurunan harga ini cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya investor sempat optimistis dengan kenaikan yang terjadi di akhir pekan lalu. Akumulasi kenaikan dua hari mencapai sekitar Rp10.000 per gram.
Seorang investor emas di Malinau, Suci, mengatakan fluktuasi harga emas merupakan hal biasa terjadi. Dalam beberapa pekan terakhir masih berada dalam rentang yang relatif stabil. “Posisi emas saat ini kalau saya amati, meski fluktuatif setiap harinya, namun cenderung bertahan antara rentang 2,8 sampai 2,9 juta dalam beberapa pekan terakhir,” ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi tersebut membuatnya memilih bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan investasi ke depan. Menurutnya, strategi wait and see menjadi pilihan setelah sempat melakukan pembelian emas pada pekan lalu.
“Dalam kondisi seperti ini, strategi yang saya terapkan ke depan wait and see, karena pekan lalu saya beli beberapa gram, karena emang saya terbiasa rutin beli,” katanya.
Suci mengaku sempat memperkirakan harga emas akan kembali naik setelah pembelian tersebut. Namun, faktanya justru menunjukkan tren penurunan. “Waktu itu saya beli dengan pikiran kayaknya bakal naik minggu depan, tau-taunya turun, tapi saya yakin ini hanya sementara, meski kita ngga tau pasti kapan dia naik atau turun,” ucapnya.
Meski mengalami penurunan, investor tetap melihat emas sebagai instrumen yang menjanjikan dalam jangka panjang. Fluktuasi harga dinilai sebagai dinamika pasar yang wajar, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya stabil. (Ading)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....