Harga Emas Antam Terkoreksi Rp50.000 Per Gram

  • 09 Apr 2026 09:28 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp50.000 menjadi Rp2.850.000 per gram pada Kamis (9/4/2026), sementara harga buyback turun Rp59.000 menjadi Rp2.605.000.
  • Fluktuasi harga emas masih terjadi dalam jangka pendek setelah sehari sebelumnya sempat naik Rp50.000 per gram.
  • Investor emas menilai emas tetap cocok untuk tabungan jangka panjang dengan strategi membeli sedikit tetapi rutin dan tetap tenang saat harga turun.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp50.000 per gram pada perdagangan Kamis (9/4/2026). Harga kini tercatat Rp2.850.000 dari sebelumnya Rp2.900.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam. Nilainya berada di posisi Rp2.605.000 per gram atau turun Rp59.000 dari posisi terakhir. Fluktuasi harga ini melanjutkan pergerakan jangka pendek beberapa hari terakhir. Sehari sebelumnya, harga emas sempat menguat Rp50.000 per gram.

Seorang investor emas di Malinau, Susan, mengatakan pergerakan harga seperti ini merupakan hal biasa dalam investasi emas.

Ia menilai emas tetap menarik sebagai instrumen penyimpanan nilai jangka panjang. “Kalau melihat pengalaman saya, harga emas memang naik turun. Namun dalam jangka panjang cenderung meningkat,” kata Susan, Kamis (9/4/2026).

Menabung emas dilakukannya secara bertahap sejak beberapa tahun lalu. Strategi tersebut dilakukan dengan membeli dalam jumlah kecil tetapi rutin. “Biasanya saya membeli satu gram atau dua gram ketika ada dana lebih. Cara ini lebih ringan dibanding langsung membeli banyak,” ujarnya.

Susan mengungkapkan emas fisik masih menjadi pilihan karena mudah disimpan dan relatif aman. Masyarakat disarankan membeli emas di tempat resmi untuk menghindari risiko. “Tips saya sederhana, kalau tidak bisa dapat langsung dari butik resmi, beli di toko-toko yang punya reputasi bagus, simpan baik dan jangan panik saat harga turun,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar investasi emas difokuskan untuk tujuan jangka panjang. Kesabaran menjadi kunci agar manfaat kenaikan harga bisa dirasakan di masa depan. (Ading)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....