Tito Karnavian: Rencana Induk Jalan Malinau–Krayan Segera Disusun

  • 07 Okt 2026 06:04 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan langkah konkret percepatan pembangunan infrastruktur jalan Malinau–Krayan usai memimpin rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara serta Pemerintah Kabupaten Malinau dan Nunukan.

Kegiatan berlangsung di Ruang Lagap Ratu Lantai 3 Kantor Bupati Malinau, Selasa (6/10/2026).
Tito menjelaskan, Kementerian Pekerjaan Umum akan segera menyusun rencana induk pembangunan secara terperinci, yang kemudian dibagi pelaksanaannya per tahun sesuai skala prioritas. Rincian anggaran tiap tahun akan dipetakan sebelum keseluruhan rencana diajukan dan dilaporkan kepada Presiden.
“Kita akan matangkan dulu konsepnya. Dari PU akan mematangkan rencana induk pembangunannya dan dibelah per tahun sesuai skala prioritas. Berapa anggaran tiap tahunnya. Setelah itu kami akan melapor kepada Bapak Presiden,” ujar Tito.
Mengenai mekanisme pelaksanaan, dua opsi sedang dipertimbangkan. Pertama, kata Tito, pembentukan Satuan Tugas khusus pembangunan jalan Malinau–Nunukan, atau pelaksanaan melalui jalur reguler dengan pengawasan berkala. Keputusan akhirnya diserahkan kepada pertimbangan Presiden.
Apapun pilihannya, Tito menegaskan pengawasan tidak boleh berhenti saat rapat selesai. Ia akan mengusulkan rapat pemantauan rutin setiap tiga hingga empat bulan sekali, melibatkan kementerian terkait seperti Kementerian PU, Kementerian Pertahanan, Kemendagri, Kementerian Kehutanan, KLHK, TNI, Gubernur Kalimantan Utara, serta Bupati Malinau dan Nunukan.

"Rapat dapat diselenggarakan di Tanjung Selor, Jakarta, atau secara daring, namun wajib dilakukan untuk memastikan kemajuan nyata," kata Mantan Kapolri ini
Pelaksana, yakni PU dan TNI, diminta menyusun rencana kegiatan beserta target capaian setiap bulan. “Harus ada kemajuan, progres. Agar kita yakin pembangunan ini bukan selesai saat rapat bubar, tapi benar-benar ditindaklanjuti,” tegasnya.
Untuk langkah tercepat di tahun 2026, Tito menyatakan pelaksanaan mengikuti anggaran reguler yang sudah tersedia. Langkah lanjutan yang lebih besar akan tertuang dalam rencana induk yang sedang disusun.(*)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....