Malinau Masih Berpotensi Kabut Asap, Hujan Diprakirakan Lokal

  • 01 Sep 2026 09:40 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan mengingatkan masyarakat di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, untuk tetap mewaspadai kondisi cuaca dan kabut asap yang masih memengaruhi sejumlah wilayah di Kaltara.

Berdasarkan pemantauan BMKG Tanjung Harapan pada periode 30–31 Agustus 2026, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Utara didominasi asap dengan jarak pandang berkisar antara 500 hingga 4.000 meter. Kondisi terburuk terjadi pada malam hingga dini hari ketika jarak pandang dapat menurun hingga sekitar 500 meter.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Agus Ariyanto, menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh asap kebakaran hutan dan lahan, keberadaan sejumlah titik panas serta kondisi angin yang relatif lemah sehingga asap lebih mudah bertahan di dekat permukaan.

Untuk wilayah Kabupaten Malinau, BMKG juga mendeteksi adanya beberapa titik panas. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama di tengah musim kemarau yang diprakirakan masih berlangsung di Kalimantan Utara hingga Oktober 2026.

Sementara itu, peluang hujan dalam beberapa hari ke depan masih ada, namun BMKG menyebut probabilitasnya relatif kecil dan bersifat lokal dengan intensitas ringan. Kondisi ini diharapkan tetap menjadi perhatian masyarakat karena hujan dengan intensitas ringan belum tentu mampu mengurangi kabut asap secara signifikan.

Untuk kondisi di kawasan Pelabuhan Speedboat Malinau, prakiraan BMKG pada 1 September 2026 pukul 07.00 WIB menunjukkan cuaca cerah berawan dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius, kelembapan 87 persen, angin 4 knot dari arah barat daya dan jarak pandang sekitar 10 kilometer.

BMKG mengimbau masyarakat Kabupaten Malinau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengguna kendaraan bermotor. Masyarakat juga diminta menggunakan masker apabila kondisi udara dan jarak pandang mulai menurun akibat kabut asap.

Selain itu, masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur darat maupun transportasi sungai diimbau memperhatikan perkembangan cuaca dan jarak pandang sebelum melakukan perjalanan.

BMKG Tanjung Harapan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, titik panas, kondisi atmosfer, serta potensi hujan di wilayah Kalimantan Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....