Cerdas Cermat Museum, Dorong Pemerataan Akses hingga Perbatasan
- 31 Jul 2026 15:00 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malinau menggelar Lomba Cerdas Cermat Museum jenjang SMP Tingkat Kabupaten. Kegiatan penyisihan wilayah kota ini berlangsung semarak di Balai Adat Desa Budaya Tanjung Keranjang, Kecamatan Malinau Kota.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Dr. Kristian, M.Si., menyampaikan bahwa ajang berjenjang ini dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan hingga nantinya memuncak di tingkat kabupaten.
Untuk babak penyisihan wilayah sekitar kota—yang mencakup Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat, dan Mentarang—sebanyak 13 sekolah ambil bagian dengan total 39 peserta.
"Kegiatan lomba cerdas cermat ini kami laksanakan di tiga wilayah berbeda, yaitu wilayah perbatasan, pedalaman, dan wilayah kota. Ini adalah babak penyisihan terakhir untuk tingkat kecamatan," ujar Kristian di sela-sela kegiatan.
Dorong Pemerataan Akses bagi Sekolah Perbatasan
Menyiasati kondisi geografis Malinau yang cukup kompleks, Disbudpar membagi wilayah perlombaan menjadi tiga zona. Langkah ini diambil agar sekolah-sekolah di wilayah perbatasan dan pedalaman memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Dari setiap wilayah penyisihan, peringkat 1 dan 2 berhak melaju ke babak final tingkat kabupaten. Dengan demikian, sebanyak 6 tim terbaik akan saling unjuk kebolehan pada babak puncak yang rencananya digelar di Kantor Bupati Malinau, tepatnya di Ruang Tebengang atau Ruang Laga Tatu.
Materi perlombaan ini berstandar nasional karena terintegrasi dengan program berjenjang dari tingkat pusat, dengan komposisi:
75% seputar wawasan kebudayaan dan museum nasional.
25% materi campuran dan kearifan lokal Malinau.
Peningkatan Kualitas Peserta dan Harapan Ke Depan
Kristian mengapresiasi antusiasme para pelajar yang dinilai terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari segi kuantitas maupun kualitas penguasaan materi.
Ke depan, ia berharap pemerintah kecamatan dapat lebih aktif mendorong seluruh SMP di wilayahnya untuk ikut serta. Pihak sekolah juga diimbau mematangkan persiapan para siswa sejak jauh hari dengan memanfaatkan modul yang telah dibagikan.
"Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Malinau. Kami berharap alokasi anggaran dapat terus ditingkatkan ke depannya agar jangkauan pembinaan di wilayah pedalaman dan perbatasan bisa semakin maksimal," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....