Gempur Stunting di Desa, Pemkab Malinau Luncurkan Program DASHAT

  • 24 Apr 2026 14:40 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • pembinaan Kampung KB melalui praktik baik pengelolaan DASHAT sebagai upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat.
  • menekan angka Stunting melalui langkah konkret di tingkat desa.

RRI.CO.ID, MalinauPemerintah Kabupaten Malinau kembali memperkuat langkah konkret dalam menekan angka prevalensi stunting di tingkat akar rumput.

Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, pemerintah daerah resmi meluncurkan program Dapur Sehat Atasi Stunting atau DASHAT yang dipusatkan di Desa Malinau Hilir pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Malinau, Yuli Triana, S.Sos., M.Si., ini menjadi bagian dari strategi terpadu untuk mengejar target penurunan angka stunting nasional sebesar 14 persen.

Fokus utama dari program ini adalah mengoptimalkan asupan gizi bagi balita, ibu hamil, serta keluarga berisiko melalui pemanfaatan sumber pangan lokal yang melimpah namun sering kali terabaikan nilai gizinya.

Dalam implementasinya di lapangan, pemerintah menerapkan sistem intervensi yang ketat melalui Pemberian Makanan Tambahan yang disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan anak.

Perhatian khusus diberikan kepada balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan dalam rentang waktu 14 hari, balita dengan berat badan kurang selama 28 hari, hingga anak dengan kondisi gizi kurang selama 56 hari.

Sementara itu, bagi balita yang sudah teridentifikasi masuk kategori stunting, pemerintah telah menyiapkan skema rujukan ke fasilitas kesehatan demi penanganan medis yang lebih intensif.

Selain pemberian asupan nutrisi secara fisik, program DASHAT ini juga menjadi ajang edukasi massal bagi warga desa. Masyarakat diajak terlibat langsung dalam praktik memasak makanan sehat serta diberikan pemahaman mengenai cara mengelola bahan pangan lokal agar memiliki nilai gizi tinggi namun tetap terjangkau secara ekonomi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan pembinaan Kampung KB melalui praktik pengelolaan dapur sehat berbasis masyarakat.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pola makan dengan gizi seimbang dapat tumbuh secara mandiri. Dengan sinergi antara intervensi pemerintah dan partisipasi warga di tingkat desa, diharapkan generasi masa depan Malinau tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berkualitas bebas dari ancaman stunting.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....