SOA Udara Malinau 2026 Fokus Tujuh Rute
- 27 Mar 2026 15:11 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Terdapat 7 rute SOA udara Malinau 2026 yang melayani wilayah pedalaman dan perbatasan dengan frekuensi 1–4 kali per minggu.
- Layanan penerbangan perintis bekerja sama dengan Susi Air untuk menjaga konektivitas daerah terpencil.
- Anggaran SOA udara 2026 sebesar Rp40 miliar, turun dari Rp48,28 miliar pada 2025.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau menetapkan tujuh rute angkutan udara perintis dalam skema Subsidi Ongkos Angkut (SOA) tahun 2026. Layanan ini difokuskan untuk menjangkau wilayah pedalaman dan perbatasan yang sulit diakses.
Program subsidi ini bekerja sama dengan maskapai Susi Air sebagai operator penerbangan perintis. Kehadiran layanan udara dinilai vital untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Adapun rute SOA udara yang dilayani yakni Malinau menuju Long Ampung pulang pergi dengan frekuensi empat kali seminggu. Rute Malinau ke Mahak Baru dilayani tiga kali dalam sepekan.
Selanjutnya, rute Malinau menuju Long Sule, Pujungan, Long Alango, dan Data Dian masing-masing dilayani dua kali seminggu. Sementara rute Malinau ke Long Pala dilayani satu kali dalam dua minggu.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Malinau, Erly Sumiati, mengatakan penetapan rute ini mempertimbangkan kebutuhan akses masyarakat di wilayah terpencil. Layanan udara menjadi solusi keterhubungan antarwilayah. “Rute-rute ini kami tetapkan untuk memastikan wilayah pedalaman dan perbatasan tetap terlayani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran SOA udara tahun 2026 sebesar Rp40 miliar. Anggaran tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp48.284.392.000. “Penyesuaian anggaran dilakukan dengan melihat kemampuan APBD kita,” katanya.
Secara keseluruhan, pagu anggaran SOA tahun 2026 mencapai Rp52.656.668.000. Anggaran tersebut mencakup subsidi transportasi udara, sungai, dan darat. Rinciannya, angkutan sungai dialokasikan Rp10.006.668.000, angkutan darat Rp2.400.000.000, serta subsidi layanan DAMRI sebesar Rp250.000.000.
Erly menegaskan program SOA merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka keterisolasian wilayah. Selain itu, subsidi ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pedalaman dan perbatasan. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....