Insiden Giram Sungai Bahau Berulang, Longboat Gagal Tanjak
- 08 Jan 2026 09:02 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Insiden kembali terjadi di Giram NTA Liang, Sungai Bahau, Kecamatan Pujungan, Kabupaten Malinau, Rabu (7/1/2026) pagi. Sebuah perahu longboat milik Jiu Sering dari Desa Pujungan dilaporkan gagal menanjak giram akibat satu mesin mati dan derasnya arus.
Warga setempat, Roni Manan, mengatakan kejadian bermula saat longboat yang memuat kebutuhan sembako warga Pujungan itu berupaya melintasi giram. Namun tenaga dorong tidak mencukupi karena satu mesin tidak berfungsi dan arus sungai yang kuat.
“Saat naik di giram, longboat tidak mampu menanjak. Perahu kemudian mundur karena air sudah banyak masuk,” ujarnya saat dikonfirmasi RRI, Kamis (8/1/2026).
Longboat bermesin lima unit itu sempat kemasukan air hingga hampir penuh. Meski demikian, motoris berhasil mengarahkan perahu ke tepi sungai sehingga tidak terjadi kecelakaan fatal.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kondisi perahu dan mesin masih dalam keadaan aman karena berhasil menepi.
“Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerugian materi yang signifikan. Hanya barang-barang di dalam perahu yang basah,” katanya.
Ia menjelaskan, longboat tersebut berangkat dari Tanjung Selor sehari sebelumnya dan sempat menginap di rumah singgah Giram NTA Liang. Pada pagi hari, perahu tersebut melakukan pelansiran sebelum melanjutkan perjalanan.
Meski tidak menimbulkan korban maupun kerusakan besar, kejadian ini menjadi perhatian karena insiden serupa juga terjadi di lokasi yang sama belum lama ini.
Pada Selasa (23/12/2025) pagi, sebuah longboat bermuatan sekitar satu ton dilaporkan karam di Giram NTA Liang akibat tidak mampu melawan derasnya arus. Saat itu, enam mesin tempel tenggelam dan badan perahu mengalami kerusakan berat.
Peristiwa berulang di titik giram tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama. Sebab, jalur ini merupakan sarana transportasi vital bagi warga pedalaman Malinau.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Malinau bersama TNI AD telah melakukan upaya peledakan giram di lokasi tersebut untuk meminimalkan derasnya arus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....