Merdeka, Warga Perbatasan Harapkan Jalan Tembus Mahulu-Apau Kayan
- 20 Agt 2025 15:06 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Perayaan 80 kemerdekaan RI di tahun 2025 ini, hanya menjadi ungkapan merdeka hati bagi warga pedalaman dan perbatasan karena mereka masih belum merasakan merdeka dalam memenuhi kebutuhan hidup. Meskipun Indonesia telah merdeka selama 80 tahun, namun masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Kabupaten Malinau masih belum merasakan pemerataan dan keadilan pembangunan. Khususnya terkait dengan sector ekonomi sebagai akibat dari akses jalur transportasi yang sulit.
Seperti disampaikan Ibau Ala, tokoh masyarakat adat Apau Kayan yang juga anggota DPRD kabupaten Malinau. Dirinya mengakui bahwa tidak meratanya pembangunan di wilayah pedalaman dan perbatasan di Kabupaten Malinau karena mobilisasi material atau sembako yang terbatas.
“80 tahun Merdeka hati, iya. Tetapi merdeka untuk memenuhi kebutuhan, kami belum. Karena kami masih butuh waktu berhari-hari bahkan sampai seminggu lebih untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok sembako di wilayah perbatasan di Apau Kayan,” ungkapnya.
Karena itu, dirinya dan masyarakat Apau Kayan di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau ini berharap pemerintah memperhatikan wilayah perbatasan. “Khususnya pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan yang menghubungkan dari wilayah Kabupaten Mahakam Hulu ke Apau Kayan sebagai daerah terdekat,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa SE, MH menegaskan, pelaksanaan kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 80 tahun patut diapresiasi ditengah banyak keterbatasan, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman kabupaten Malinau. "Sebab, meski Indonesia telah 80 tahun Merdeka tetapi masih ada hal-hal yang belum tercapai dan terlaksana sesuai dengan amanat undang-undang untuk mewujudkan kemerdekaan ini," tukasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....