Dekranasda Dorong Munculnya Pembatik Lokal untuk Perputaran Ekonomi di Daerah
- 19 Agt 2026 17:37 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Mengingat karya anak bangsa dari Malinau mampu bersanding setara dengan hasil karya dari Kabupaten Bulungan, Tarakan, Tana Tidung, dan daerah lain saat tampil di tingkat provinsi maupun nasional, hal ini menjadi motivasi kuat untuk terus menghidupkan dan memperbanyak pembatik baru di Kabupaten Malinau.
"Kami ingin kegiatan membatik ini dikerjakan oleh warga Malinau, hasilnya pun dinikmati dan bermanfaat bagi masyarakat Malinau sendiri. Seperti halnya pesan dalam gerakan PKK, kita berupaya meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, agar perputaran uang dan ekonomi berjalan di tempat kita masing-masing," ujar penggiat kegiatan tersebut.
Kepada seluruh peserta pelatihan, ditegaskan bahwa keikutsertaan bukan sekadar hadir, melainkan ada peluang pembinaan dan perhatian lanjutan bagi mereka yang sungguh-sungguh melanjutkan keterampilan yang dipelajari. Dicontohkan, dari peserta pelatihan menjahit yang digagas PKK bersama Dekranasda, peserta yang serius kini telah dikirim mengikuti pelatihan lanjutan selama satu bulan penuh di Samarinda.
"Kami memilih mereka yang serius, bukan yang hanya muncul saat ada kegiatan saja. Kami lihat siapa yang berani membeli bahan dan pewarna dari hasil penjualan batiknya sendiri—itulah yang menunjukkan perputaran ekonomi yang nyata," jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat sorotan media, sehingga perkembangan dan kelanjutan peserta dapat terpantau jelas. "Kami dari PKK dan Dekranasda juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelatihan ini tidak sekadar seremonial, melainkan benar-benar melahirkan pengrajin mandiri yang mengembangkan potensi daerah," tambahnya.
Diharapkan, semangat menciptakan karya unggul setara daerah lain dapat terus tumbuh, menjadikan batik dan kerajinan Malinau sebagai identitas sekaligus sumber kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat luas.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....