Irau 2026 Fokus Kualitas, Lomba Permainan Rakyat & Pemilihan Putri Otonomi Daerah

  • 11 Agt 2026 10:21 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID Malinau — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Dr. Christian, M.Si., melaporkan sejumlah kegiatan pendukung dalam rangkaian kegiatan Eraul 2026 yang kini telah masuk dalam daftar promosi nasional Kementerian Pariwisata.

Terkait pelaksanaan lomba-lomba yang telah diusulkan, pedoman teknisnya sudah disiapkan dan akan disempurnakan kembali setelah pengajuan disetujui agar semakin sesuai kebutuhan daerah.

Salah satu kegiatan baru yang diusulkan adalah Pemilihan Putri Otonomi Daerah, yang berskala nasional dengan syarat dan pembinaan yang lebih luas dan ketat dibandingkan kegiatan serupa yang bersifat lokal. Terdapat 9 syarat utama dan 7 tahapan pelaksanaan. Diharapkan peserta yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mendekati standar yang diharapkan.

Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan, Lomba Busana/Fashion kini dibatasi rentang usia peserta — mulai dari anak TK hingga usia 16 tahun. "Tahun lalu kami lebih mengejar jumlah peserta atau kuantitas. Tahun ini kami beralih menekankan pada kualitas, agar Eraul semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik dari tahun ke tahun," jelasnya.

Selain itu, juga disiapkan Lomba Permainan Rakyat, yang bertujuan membina bidang kebudayaan sekaligus meningkatkan literasi budaya di kalangan anak-anak, mengingat banyak permainan tradisional yang mulai terlupakan oleh generasi masa kini. Sejumlah permainan yang akan dipertandingkan meliputi: bola kasti, engkrang, kingking, main karet, tengkado, lampu batu/lompat batu, bekel/papau, sundul baling, patok lele, tali asin, bola terancang, hingga gasing.

"Permainan-permainan ini seharusnya terus kita pertahankan agar anak-anak tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur kita," tegasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....