Disbudpar: Irau Masuk Promosi Kemenpar, Fokus Budaya Lokal & Olagraga Tradisional

  • 11 Agt 2026 05:53 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Dr. Christian, M.Si., menyampaikan perkembangan rencana pelaksanaan kegiatan Irau 2026 yang kini telah masuk dalam daftar kegiatan yang dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata dalam rapat bersama persiapan gelaran irau pada Oktober mendatang. kegaiatan ini dirangkaian dengan pelaksanaan HUT Kaupaten Malinau tahun 2026 ini

"Melalui program Karisma Eco Nusantara, kita berkompetisi dengan seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan mengajukan proposal yang sempat kita paparkan di ruangan ini. Alhamdulillah, kegiatan Irau disetujui dan menjadi salah satu event yang dipromosikan secara nasional oleh Kementerian Pariwisata," ungkapnya.

Berdasarkan rencana awal, Irau direncanakan berlangsung selama enam hari, dibuka pada 20 dan ditutup pada 26 bulan berkenaan. Namun menyusul arahan Sekretaris Daerah yang mempertimbangkan pelaksanaan selama tiga hingga lima hari, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan pimpinan.

Untuk tahun ini, Disbudpar memfokuskan pada penggalian kegiatan yang sarat dengan nilai budaya lokal, terutama olahraga tradisional. Tiga kegiatan pendukung utama yang telah disusun meliputi:

Pertama, Lomba Video Promosi Destinasi Wisata Kabupaten Malinau. Memanfaatkan momentum Eraul, diharapkan partisipasi luas masyarakat dapat memperluas jangkauan pengenalan berbagai destinasi wisata Malinau secara lebih meluas.

Kedua, Lomba Video Promosi Festival Budaya Kabupaten Malinau. Hal ini dilakukan agar keseluruhan rangkaian kegiatan Eraul dapat terkemas dalam satu kesatuan yang utuh, sehingga dapat dipahami dan dikenal dengan jelas oleh masyarakat luas maupun pihak dari luar daerah, mengingat pada pelaksanaan sebelumnya kegiatan belum terangkum secara utuh dalam satu wadah promosi.

Ketiga, Lomba Pembuatan Paket Wisata Kabupaten Malinau. Penyusunan paket wisata seyogianya dikelola oleh Asosiasi Perjalanan Wisata, namun di Kabupaten Malinau asosiasi tersebut belum dapat dibentuk karena berbagai persyaratan yang belum terpenuhi, terutama ketersediaan sumber daya manusia. Selama ini, Disbudpar bekerja sama dengan asosiasi tingkat provinsi Kalimantan Utara, dan berharap ke depan asosiasi setempat dapat segera terbentuk.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....