Buka Raker KKBBT, Bupati Harapkan Organisasi Jadi Pemersatu

  • 31 Jul 2026 18:35 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Bupati Malinau, Wempi W.Mawa, S.E., M.H secara resmi membuka Rapat Kerja Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai (KKBBT) Kalimantan Timur–Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) Tahun 2026 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Setarap, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kamis, (30/07/2026) malam.

Dalam sambutannya, bupati memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota serta mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme seluruh hadirin.

"Organisasi ini harus menjadi alat pemersatu untuk terus bergandengan tangan, memperkuat sinergi antara organisasi, pemerintah, lembaga adat dan masyarakat demi mewujudkan keluarga besar Bangen Tavai yang lebih maju, mandiri dan sejahtera tanpa meninggalkan nilai-nilai adat, budaya dan persaudaraan," ujar Wempi.

Momentum rapat kerja harus dimanfaatkan dengan baik untuk menyusun program-program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat kerja perlu didokumentasikan dengan baik sebagai bahan evaluasi pada masa kepengurusan berikutnya. Jadi program yang telah direncanakan dapat diukur tingkat keberhasilannya.

"Budaya adalah kita dan kita adalah budaya. Kalau bukan kita sendiri yang menjaga dan melestarikannya, siapa lagi. Jangan sampai generasi muda kehilangan jati dirinya karena tidak lagi mengenal budaya dan tradisi leluhurnya," jelas bupati.

Selain budaya, Bupati Wempi juga menegaskan pentingnya menjaga bahasa daerah agar tidak punah. Bahasa daerah harus terus digunakan dan diwariskan kepada anak-anak. "Jika kita sendiri tidak menggunakannya, lama-kelamaan bahasa itu akan hilang," ucapnya. (Dayat)

49 Mahasiswa UBT Tuntaskan Program MIM

RRI.CO.ID, Malinau - Sebanyak 49 mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) berhasil menyelesaikan program Magister Ilmu Manajemen (MIM) dan mengikuti rangkaian Wisuda XLIII Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (29/07/2026).

Awalnya, angkatan ini terdiri dari 50 mahasiswa yang berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN, namun satu peserta belum dapat menyelesaikan studi hingga pelaksanaan wisuda. Pada periode Wisuda XLIII Tahun Akademik 2025/2026, UBT meluluskan 755 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi.

MIM angkatan 2024 memiliki keistimewaan tersendiri karena satu-satunya kelas kerja sama yang seluruh biaya pendidikannya didanai oleh pemerintah daerah.

Salah satunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memberikan beasiswa penuh yang mencakup biaya Dana Pengembangan Institusi (DPI) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama empat semester. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi aparatur pemerintah maupun masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Malinau yang telah mendukung sepenuhnya, baik melalui pemberian beasiswa maupun berbagai fasilitas selama proses perkuliahan hingga kami dapat menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda,” ujar Henry Fangiran, SE., MM mewakili mahasiswa Magister Ilmu Manajemen Angkatan 2024.

Para lulusan juga menyampaikan harapan agar komitmen Pemkab Malinau dalam pembangunan sumber daya manusia dapat terus berlanjut. “Semoga Pemerintah Kabupaten Malinau senantiasa diberkati Tuhan dan terus membawa Kabupaten Malinau menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, serta mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya. (Dayat)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....