Irau Malinau 2026 Fokus Festival Budaya

  • 28 Jul 2026 09:49 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Pesta budaya Irau di Kabupaten Malinau tahun 2026 akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 20 hingga 26 Oktober dengan fokus pada festival seni dan budaya.
  • Penutupan acara pesta budaya Irau akan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau.
  • Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Kristian, menegaskan bahwa agenda budaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya lokal.

RRI.CO.ID, Malinau - Pesta budaya Irau di Kabupaten Malinau tahun ini akan berfokus penuh pada festival seni dan budaya. Kegiatan dijadwalkan berlangsung enam hari dari 20/10/2026 hingga 26/10/2026. Penutupan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Malinau.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Kristian, menjelaskan bahwa agenda budaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah.

Irau yang biasanya diagendakan setiap dua tahun sekali, saat ini telah masuk dalam Karisma Event Nusantara yang mensyaratkan penyelenggaraan rutin setiap tahun.

"Ya, tahun ini sesuai dengan usaha pemerintah ya, karena Irau itu sudah masuk dalam Karisma Event Nusantara, syaratnya kan harus dirayakan setiap tahun," ujar Kristian saat dikonfirmasi usai menghadiri agenda di kantor DPRD Malinau, Senin (27/7/2026).

Ia menyebut Irau tahun ini tidak digelar dengan rangkaian acara sebesar tahun sebelumnya. Kegiatan akan fokus pada pameran budaya serta pawai budaya sebagai acara utama.

"Tahun ini akan dilaksanakan, dia hanya festival budaya saja, tidak ada pameran dan seterusnya seperti Irau tahun lalu, jadi kita lebih fokus kepada festival budaya dan nanti ada pawai budaya juga," katanya.

Kristian memastikan pelaksanaan berlangsung selama enam hari penuh. Jadwal disusun agar berakhir tepat pada perayaan hari jadi Kabupaten Malinau.

"Dilaksanakan enam hari... rencana tanggal 20 mulainya, nanti berakhir tanggal 26, pada saat hari ulang tahun Kabupaten Malinau," jelasnya.

Soal skala penyelenggaraan, Kristian menegaskan besar kecilnya acara bukan menjadi ukuran utama. Menurutnya yang terpenting adalah pelaksanaan festival seni dan budaya itu sendiri.

"Kalau besar kecil itu relatif kan. Ya, yang penting itu kita lakukan, dia fokus kepada festival seni dan budaya, dan juga nanti, ya kita doakanlah supaya ada artis lagi," ujarnya.

Pihaknya berharap esensi budaya lokal tetap terjaga dengan format yang lebih ringkas tersebut. Festival budaya Irau tetap menjadi agenda tahunan yang konsisten sesuai komitmen Karisma Event Nusantara. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....