Tradisi Tolak Bala Bulan Safar Melalui Pembacaan Doa Bersama
- 22 Jul 2026 11:53 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Masyarakat Suku Tidung di Kecamatan Malinau Utara kembali melaksanakan tradisi pembacaan doa tolak bala pada bulan Safar dalam penanggalan Islam. Kegiatan yang menjadi warisan budaya turun-temurun tersebut digelar pada Rabu (22/7/2026) di halaman Masjid At-Taqwa, Malinau Utara.
Tradisi tolak bala merupakan bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Tidung untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai musibah, bencana, dan mara bahaya. Selain di halaman masjid, tradisi ini juga lazim dilaksanakan di halaman rumah maupun di tepi sungai, sesuai dengan kebiasaan yang diwariskan oleh para leluhur.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat berkumpul mengikuti pembacaan doa secara bersama-sama sebagai wujud rasa syukur, mempererat silaturahmi, serta menjaga kelestarian adat dan budaya yang telah hidup di tengah masyarakat Tidung selama bertahun-tahun. Tradisi ini menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Tidung di Kalimantan Utara yang tetap dipertahankan hingga kini.
Pelaksanaan doa tolak bala di halaman Masjid At-Taqwa berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Turut hadir salah seorang tokoh masyarakat, Bahar, bersama warga lainnya yang mengikuti rangkaian doa bersama sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya masyarakat Tidung.
Menurut Bahar, tradisi tolak bala bukan sekadar adat istiadat, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi serta memohon keselamatan dan keberkahan kepada Allah SWT bagi seluruh masyarakat.
Tradisi tolak bala bulan Safar merupakan salah satu kekayaan budaya masyarakat Tidung yang terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal, dengan harapan seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....