Wakil Bupati Malinau Dorong Pelaku Seni Profesional dan Tampil Mandiri

  • 14 Jul 2026 21:49 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Seni (Produksi Seni) Tahun 2026. Acara digelar di Ruang Laga Feratu Lantai 3 Kantor Bupati Malinau, Selasa (14/7/2027) pagi, dengan menghadirkan narasumber dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Yogyakarta.

Wakil Bupati Malinau Jakaria, SE., M.Si. mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah nyata peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesenian daerah. "Kabupaten Malinau memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam, yang merupakan identitas luhur daerah. Namun kekayaan ini akan semakin bermakna jika mampu diwujudkan menjadi karya seni yang kreatif, berkualitas, dan berkelanjutan melalui pengelolaan yang profesional," ujar Jakaria.

Pelatihan ini diikuti oleh pengelola sanggar seni, pelaku seni, dan pegiat budaya di seantero Kabupaten Malinau. Materi yang disampaikan mencakup seluruh tahapan manajemen produksi seni: mulai dari perencanaan, pelaksanaan, promosi, hingga evaluasi kegiatan.

Wakil Bupati berharap peserta tidak hanya menguasai kemampuan berkarya, tetapi juga mampu berdiri mandiri. "Kita tidak ingin sanggar seni hanya menunggu undangan tampil, melainkan mampu menjadi penggerak yang secara inisiatif menciptakan pertunjukan, festival budaya, pameran, dan ruang apresiasi bagi masyarakat luas," tambahnya.

Lebih lanjut, Jakaria menekankan bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Selain memperkuat identitas Malinau, pengelolaan seni yang baik akan mendukung pengembangan pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, serta meningkatkan citra daerah di tingkat nasional maupun internasional.

"Pemerintah Kabupaten Malinau akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh bagi pengembangan seni budaya. Budaya adalah investasi jangka panjang untuk membangun karakter masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah," tegasnya.

Narasumber dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Yogyakarta menyambut antusiasme peserta dan berkomitmen berbagi pengalaman praktis dalam mengelola seni agar dapat diterapkan langsung di Malinau.

Di akhir sambutan, Wakil Bupati Jakaria secara resmi menyatakan Pelatihan Manajemen Seni (Produksi Seni) Tahun 2026 dibuka. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun jejaring kerja sama, dan menerapkan ilmu yang didapat untuk terus berkarya mengharumkan nama Kabupaten Malinau. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai sesi materi dan praktik langsung bagi para peserta.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....