Arif terhadap Alam, Warga Diminta Tidak Bakar Lahan

  • 04 Okt 2026 20:03 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau — Meski kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah meredah di Kalimantan Utara (Kaltara) namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus berupaya mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pesan lingkungan itu kembali diingkatkan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., dalam Rapat Kerja Lembaga Adat Besar Dayak Punan Kabupaten Malinau, belum lama ini.

"Kita terus menjaga hutan dengan baik, tidak membakar hutan. Namun asap tetap datang dari tempat lain. Tepuk tangan untuk kita yang telah menjaga alam!" ujarnya memuji kesadaran masyarakat.

Meski demikian, bupati mengingatkan agar tidak ikut-ikutan kebiasaan yang merugikan lingkungan. Terkait pembakaran sampah, ia meminta masyarakat untuk berhenti melakukannya. "Jangan ikut membakar sampah atau lahan hanya karena orang lain melakukannya. Itu hanya menambah masalah yang sudah ada. Kita adalah masyarakat adat, masyarakat yang paham kearifan budaya dan hidup arif terhadap alam," tegasnya.

Ia mengajak seluruh warga, terutama yang sedang berkebun, untuk tidak memaksakan pembakaran lahan atau sampah. Tetaplah menjadi contoh yang menjaga udara tetap bersih dan sehat, meskipun kerusakan datang dari luar. "Kearifan lokal yang diwariskan leluhur adalah panduan hidup. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan sendiri dan generasi mendatang," tuturnya. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....