Disdikbud Kaltara Minta Penyusunan RDTR Dukung Akses Transportasi SR
- 30 Sep 2026 19:41 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Kabupaten Malinau turut menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Wilayah Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Bahkan Kepala Cabang Disdikbud Kaltara Wilayah Malinau dan KTT, Irawan meminta penyusunan RDTR dapat mendukung akses ke Sekolah Rakyat (SR) dan satuan pendidikan lainnya.
Selama delapan bulan bertugas, ia menilai perkembangan Malinau terasa tertinggal dibanding masa sebelum otonomi daerah. "Maka saya cenderung ke Alternatif 3, agar cakupan wilayah lebih luas hingga mencakup Langap dan Loreh," ucapnya dalam Rapat Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Perkotaan Malinau, Senin (28/9/2026).
Terkait fasilitas pendidikan, lingkup perkotaan saat ini mengelola 16 sekolah. Sedangkan seluruh kabupaten mencapai 32 sekolah. Ia meminta SR bagi warga kurang mampu mendapatkan ruang yang layak dan akses yang mudah. Artinya, tidak ditempatkan terlalu jauh dari pemukiman. "Selain itu, ruang bagi pejalan kaki dan jaringan transportasi perlu diperhatikan dalam tata ruang," ungkapnya.
Ia juga menyoroti jalur sungai sebagai ciri khas sekaligus potensi utama yang belum dioptimalkan. Seperti perjalanan Malinau–Tarakan tidak menentu, antara 2,5 hingga 5 jam, karena aliran dangkal, tumpukan kayu, dan limbah yang tidak dikeruk. "Sungai belum dijadikan jalur transportasi andalan. Padahal sungai adalah identitas sekaligus urat nadi kemajuan kita," tegasnya.
Kemudian Irawan juga menyampaikan kehadiran bendungan Kayan Mentarang yang diproyeksikan nilainya melampaui Makassar, harus bermanfaat bagi masyarakat. Pengalaman Bendungan Bilibil yang mendampingi warga dengan bantuan bibit ikan serta peluang baru lainnya. (Dayat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....