Luncurkan Maskot-Logo Porprov, Wempi Pastikan Olahraga Investasi Masa Depan

  • 14 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau — Bupati Kabupaten Malinau, Wempi W. Mawa, S.S., M.H., menekankan olahraga sebagai investasi bukan sebuah biaya, saat meluncurkan maskot dan logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (14/9/2026).

Peluncuran logo dan maskot melalui balon udara ini menandai tahap krusial persiapan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi yang akan digelar 10–20 November mendatang.

Sebelumnya dilakukan senam bersama dengan seluruh undangan, pelajar dan para ASN di lingkungan Pemkab Malinau dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba desain maskot dan logo Porprov II Kaltara 2026.

Bupati menegaskan olahraga harus inklusif dan berkeadilan. "Anak-anak, pemuda, perempuan, lanjut usia, hingga penyandang disabilitas — semuanya berhak berolahraga. Olahraga bukan hanya untuk atlet, melainkan hak dan kebutuhan setiap orang," ujarnya.

Peluncuran logo dan maskot bukan sekadar identitas visual, melainkan penanda dimulainya tahap penting menuju Porprov. "Ajang ini harus menjadi momentum mempertemukan putra-putri terbaik se-Kaltara. Ada semangat kompetisi, namun yang lebih utama adalah persaudaraan dan persatuan," tegas bupati.

"Di lapangan kita boleh bersaing, tapi setelah pertandingan berakhir, kita tetap satu keluarga besar Kalimantan Utara. Menang dengan sportivitas, kalah dengan terhormat," imbuhnya.

Begitu juga dengan rangkaian rapat kerja yang berjalan bersamaan diharapkan menyatukan persepsi dan memastikan seluruh persiapan mulai dari venue, fasilitas, keamanan, akomodasi, hingga kesehatan tersusun matang dan profesional. "Pemerintah, KONI, sekolah, komunitas, dan dunia usaha harus bersinergi. Prestasi tidak lahir dalam semalam, melainkan dari pembinaan, kedisiplinan, dan kerja keras bersama," bebernya.

Bupati mengajak masyarakat mengubah cara pandang: "Olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi. Investasi untuk kesehatan, generasi muda, dan sumber daya manusia. Kita ingin memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, menjadikannya budaya dan gaya hidup menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....