Perusahaan Diminta Tebar Benih Ikan, Jadi Indikator Kesehatan Sungai
- 06 Sep 2026 17:54 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Sejumlah stakeholeder khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah sungai Kabupaten Malinau diminta untuk dapat melakukan penebaran benih ikan (restocking).
Dorongan itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Dr. Apri ST. Padan. Selama ini kegiatan tersebut belum pernah dilakukan secara masif bersama para perusahaan. Namun adanya inisiatif dari DPD yang memilih program CSR berupa restocking menjadi awal baik dan patut dicontoh.
"Kita sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Semoga ke depan seluruh pemangku kepentingan dan mitra yang berkepentingan di Malinau dapat menyuarakan hal serupa memberikan kontribusi bagi lingkungan, khususnya sungai kita," ujar Dr. Apri.
Ditekankan bahwa Sungai Malinau membentang sangat panjang, dari hulu hingga hilir, dan keberadaan ikan adalah indikator paling nyata menilai kesehatan sungai. "Ketika jumlah ikan berkurang, itu tandanya sungai sedang bermasalah. Kita tidak perlu penelitian rumit untuk mengetahuinya fakta di lapangan sudah jelas," tegasnya.
Limbah terbukti berdampak langsung terhadap populasi ikan di sungai. Jadi, nelayan dan masyarakat sangat mengharapkan regulasi yang jelas serts tegas untuk mengendalikan pencemaran perairan. Harapan utama adalah agar restocking tidak hanya menjadi kegiatan sesekali, melainkan gerakan bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat secara berkelanjutan.
Tanpa dukungan seluruh pihak, upaya memulihkan populasi ikan dan menjaga kelestarian sungai akan terasa berat. "Kita semua hidup dari sungai ini. Mari kita jaga bersama. Kalau ikannya hilang, berarti masa depan kita juga terancam. Indikatornya sederhana: kalau ikannya banyak, sungainya sehat. Kalau ikannya hilang, berarti ada yang salah, dan itu harus kita perbaiki sekarang juga," tutur Dr. Apri. (Dayat)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....