TMMD Wiltas, Fasilitas dan Penyuluhan di Desa Luso Rampung

  • 21 Mei 2026 21:11 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Terpencil dan Perbatasan (Wiltas) ke-128 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 0910/Malinau secara resmi berakhir Kamis (21/5/2026). Seluruh sasaran kegiatan baik pembangunan fisik maupun program non fisik telah diselesaikan 100 persen di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.

Komandan Satgas TMMD Wiltas ke-128, Letnan Kolonel Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., dalam laporannya menyampaikan kegiatan berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung 22 April-21 Mei 2026. Berdasarkan perintah Danrem 092/Mrl Nomor ST/90/2026 tanggal 10 April 2026.

Kegiatan ini digelar dengan tujuan mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, serta membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang mendukung stabilitas keamanan dan kenyamanan wilayah.

Selain itu, program ini juga bertujuan mempererat kebersamaan, semangat gotong royong, serta meningkatkan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara di kalangan warga.

Dalam pelaksanaannya, Satgas yang beranggotakan 150 oran, terdiri dari unsur satuan inti, staf komando, tenaga ahli, serta partisipasi aktif masyarakat berhasil menyelesaikan seluruh target pembangunan fisik.

Sasaran utama yang dikerjakan meliputi pembangunan dan peningkatan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 6 meter, pembuatan dua unit jembatan ulin dengan ukuran berbeda, serta satu unit rumah singgah berukuran 4x6 meter.

"Tak hanya itu, sejumlah sasaran tambahan juga diselesaikan secara maksimal, antara lain pembangunan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 5 unit fasilitas MCK, 5 unit sumur bor, serta pengerjaan semenisasi jalan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nasrani sepanjang 100 meter," jelas Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Saiful Arif.

Di bidang non fisik, sambung Dandim Malinau, berbagai program edukasi dan pelayanan masyarakat juga digelar guna menunjang kesejahteraan dan pengetahuan warga. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup penyuluhan keluarga sehat, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hukum dan keamanan, serta pengelolaan perikanan maupun peternakan.

Selain itu, diselenggarakan pula sosialisasi penanggulangan bencana, bahaya judi online, penanganan stunting, hingga ceramah agama lintas iman. "Masyarakat setempat juga mendapatkan manfaat nyata berupa pelayanan kesehatan gratis melalui Posyandu dan Posbindu, serta bantuan paket sembako. Tak ketinggalan, disampaikan juga informasi terkait rekrutmen prajurit TNI bagi warga yang berminat, tuturnya. (Dayat)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....