Peringati 92 Tahun, GP Ansor Malinau Gelar Istigasah

  • 26 Apr 2026 08:19 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, MALINAU - Peringati hari lahir atau (harlah) ke-92 tahun, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupten Malinau melakukan kegiatan istigasah di Masjid Jam’iyatul Muzakkirin, RT 13, Desa Malinau Kota pada Kamis (25/4/2026).

Istigasah dihadiri Wakil Bupati Malinau, Jakaria dan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas usia organisasi yang mencapai 92 tahun. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Malinau dan segenap pengurus Badan Otonom (Banom) NU yakni Fatayat, Muslimat serta masyarakat setempat.

Ketua PC GP Ansor Malinau, Shalahuddin Al-Ayubi menegaskan, harlah ke-92 GP Ansor yang jatuh pada 24 April menjadi momentum penting bagi para kader. Khususnya melakukan refleksi memperkuat semangat perjuangan kader sebagai bagian dari organisasi kepemudaan di bawah naungan NU.

Bagi GP Ansor Malinau, harlah ke-92 bukan sekadar peringatan. Momentum ini dimaknai sebagai nyalanya semangat perjuangan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Salahudin Al-Ayubi juga menjelaskan bahwa semangat kebersamaan kekompakan pengurus dan anggota sangat penting. Tujuannya demi terjalin sinergitas dan koordinasi yang baik, sehingga program kerja selama periode ini berjalan dengan maksimal.

“Kita usahakan agar gerakan kita ini bermanfaat bagi ummat, agama, bangsa dan negara. Tentunya, momentum Harlah GP Ansor kita jadikan refleksi diri,” bebernya.

Saat ini GP Ansor Malinau juga sedang berjuang membangun sekretariatan secara permanen. Untuk mensukseskan hal itu, dia mengajak seluruh pihak untuk mensukseskan pembangunan tersebut. “Tentu saja, bantuan-bantuan para pihak kita perlukan. Sebab, masih banyak kebutuhan yang diperlukan untuk merampungkan pembangunan Sekretariat GP Ansor Malinau,” tuturnya.

Ia mengungkakan, kader GP Ansor Malinau secara swadaya turut serta membantu dalam proses pembangunan. “Kan banyak kader-kader GP Ansor Malinau itu yang berprofesi sebagai tukang. Jadi, secara swadaya, bersama-sama dan bergotong royong kia membangun sendiri bangunan Sekretariat GP Ansor Malinau ini,” jelasnya.

Dengan bergotong royong biaya pembangunan sekretariatan bisa diminimalisir. Seperti biaya tukang dapat diarahkan memenuhi kebutuhan pengadaan material bangunan. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....