Raih Top BUMD, PDAM Diminta Optimalisasi Air Bersih

  • 16 Apr 2026 14:19 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Bupati Malinau menegaskan capaian Top BUMD harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan PDAM, bukan berpuas diri.
  • PDAM diminta meningkatkan kualitas air, jaringan distribusi, serta memperluas cakupan pelayanan seiring pertumbuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
  • Tarif PDAM tidak naik sekitar lima tahun terakhir, namun ke depan penyesuaian dimungkinkan dengan tetap mempertimbangkan kualitas layanan dan kondisi pelanggan.

RRI.CO.ID, Malinau - Raihan penghargaan Top BUMD 2026, diharapkan dapat membuat PDAM Apa' Mening Malinau terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Harapan itu disampaikan Bupati Malinau Wempi W. Mawa.

Menurutnya, penghargaan yang diraih selama beberapa tahun terakhir menjadi bentuk pengakuan atas kinerja pelayanan PDAM kepada masyarakat. Ia mengingatkan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran merasa puas diri.

“Yang paling penting bagaimana kita tetap menjaga penghargaan atau pengakuan yang sudah diberikan. Kita tidak boleh merasa puas diri, justru harus terus menunjukkan bahwa kita layak dan mampu meningkatkannya,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Wempi menegaskan, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi distribusi air bersih maupun jangkauan pelayanan. Hal ini penting mengingat pertumbuhan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malinau yang terus berkembang. “Masih banyak hal yang harus kita kerjakan. Pembangunan dan perkembangan tidak berhenti, sehingga pelayanan juga harus ikut berkembang,” katanya.

Wempi juga menyoroti perlunya peningkatan dukungan terhadap operasional PDAM, mulai dari kualitas air, jaringan distribusi, hingga cakupan pelayanan. Jadi masyarakat dapat menikmati layanan air bersih secara optimal.

“Kita harus mampu meng-upgrade seluruh dukungan terhadap PDAM ini, baik kualitas, jaringan, maupun jangkauannya,” ucapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dewan pengawas, manajemen Perumda, serta seluruh jajaran dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Semua harus bahu-membahu, baik pemerintah daerah, dewas, maupun jajaran Perumda untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

PDAM Kabupaten Malinau saat ini memiliki kualitas air yang dinilai terbaik di Kalimantan Utara (Kaltara), dengan tarif yang relatif terendah. Bahkan, dalam kurun waktu sekitar lima tahun terakhir belum dilakukan kenaikan tarif. “Kita berusaha memberi pelayanan dulu, membuat fasilitas pelayanan ini baik. Kurang lebih lima tahun ini tidak ada kenaikan,” katanya.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian tarif ke depan. Hal tersebut akan dilakukan secara bertahap dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kualitas layanan dan kelompok pelanggan.

“Pada saatnya nanti kita akan melakukan penyesuaian, tentu dengan melihat kondisi dan tingkatan pelanggan,” ucap Wempi.

Ia mengungkapkan, peningkatan pelayanan tentu membutuhkan proses, waktu, serta kesamaan semangat dari seluruh pihak. Komitmen bersama dinilai menjadi kunci dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan PDAM.

Melalui upaya berkelanjutan tersebut, PDAM Apa’ Mening dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan distribusi, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Malinau. (Ading)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....