Potensi Padi Rindu, Beras Khas dari Malinau
- 25 Nov 2025 20:51 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Padi Rindu merupakan salah satu varietas padi lokal yang telah dikenal masyarakat Malinau sejak tahun 1990. Termasuk ke dalam golongan cere (indika), varietas ini dapat tumbuh baik di sawah tadah hujan maupun sawah beririgasi sederhana.
Salah satu wilayah yang terus mengembangkannya hingga kini adalah Desa Sempayang, Kecamatan Malinau Barat. Secara morfologi, Padi Rindu memiliki tinggi tanaman sekitar 145 cm dengan bentuk tegak dan batang berwarna hijau kekuningan.
Daunnya bervariasi dari hijau muda hingga hijau tua, sementara daun benderanya cenderung hijau muda. Setiap rumpun mampu menghasilkan rata-rata 14 anakan produktif dan sekitar 276 butir gabah per malai.
Bobot 1.000 butirnya mencapai 22,6 gram, dengan produktivitas rata-rata 5 ton per hektare dan potensi hasil yang dapat mencapai 5-6 ton per hektare. Nasinya dikenal berwarna putih, pulen, dan memiliki aroma khas yang disukai masyarakat.
Keunggulan varietas ini terletak pada daya adaptasi terhadap lingkungan lokal serta nilai budaya yang melekat pada masyarakat Malinau. Namun, beberapa kelemahan tetap perlu diperhatikan, seperti umur panen yang relatif panjang dan tingkat kerontokan sedang.
Ukuran gabahnya juga kecil, dan produktivitas yang masih berada di bawah varietas unggul modern. Kendati begitu, Padi Rindu memiliki posisi strategis dalam upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus peluang untuk dikembangkan sebagai beras premium khas daerah.
Potensi ini dapat diperkuat melalui pengembangan branding, budidaya organik, diversifikasi produk, hingga peningkatan kapasitas produksi di desa-desa pengembang. Dukungan kebijakan daerah juga menjadi faktor penting agar varietas lokal ini tetap lestari dan mampu memberi nilai tambah bagi petani Malinau.
Sumber : Dinas Pertanian Kabupaten Malinau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....