‎Kuau Raja, Burung Eksotis Berbulu “Ratusan Mata”

  • 18 Nov 2025 17:00 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau : Kuau Raja (Argusianus argus) merupakan salah satu satwa paling memesona dari hutan hujan tropis Asia Tenggara. Burung ini dikenal karena bulu jantannya yang panjang dan bermotif seperti ratusan mata, terutama saat mekar dalam ritual kawin.

‎Satwa ini masih bisa dijumpai di Sumatera, Kalimantan, dan Semenanjung Malaysia, meski kini keberadaannya semakin jarang. Kuau Raja termasuk dalam famili Phasianidae, kelompok unggas darat seperti merak dan ayam hutan, dan telah berstatus rentan (Vulnerable) menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature).

‎Pemerintah Indonesia juga memasukkannya dalam daftar satwa yang dilindungi melalui Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/2018. Secara fisik, burung jantan jauh lebih besar dibanding betina.

‎Panjang totalnya bisa mencapai 2 meter, termasuk ekor dan bulu hiasnya yang memanjang elegan. Bulu-bulu berwarna coklat kemerahan dihiasi pola bulat menyerupai mata, sementara kepalanya berwarna biru.

‎Saat musim kawin, jantan akan mengembangkan sayap dan ekornya dalam tarian yang sangat mencolok dan mengesankan. Betinanya berukuran lebih kecil, sekitar 75 cm, dengan warna lebih kusam dan tanpa bulu ritual yang panjang.

‎Masyarakat di kawasan penyangga Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) sebagai salah satu habitat alami satwa ini menyebutnya “Burung Kuwai”, merujuk pada suara panggilannya yang khas, “kuwwaaaiii...”. Populasinya hanya dapat bertahan di habitat lebat dan stabil tanpa banyak gangguan.

‎Karena itu, upaya penelitian, pendataan, serta perlindungan kawasan hutan sangat penting untuk memastikan burung unik ini tetap hidup di alam. Kuau Raja merupakan penanda ekologi, warisan budaya, dan simbol dari kekayaan hayati Indonesia yang terus perlu dijaga.

‎Sumber : Balai TNKM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....