Mengenal Padi Keluarga, Varietas Lokal dari Kabupaten Malinau
- 14 Nov 2025 09:40 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Padi Keluarga merupakan salah satu varietas padi lokal dari Kabupaten Malinau. Varietas ini termasuk golongan cere (indica) dan mulai dikenal sejak 2001.
Di Malinau, Padi Keluarga dibudidayakan di beberapa desa seperti Malinau Seberang, Sempayang, Sesua, Setulang, Lidung Keminci, Pulau Sapi, hingga Tanjung Lapang. Secara umum, Padi Keluarga memiliki umur sekitar 95 hari setelah tanam dengan tinggi 115–140 cm.
Daunnya berwarna hijau kekuningan, sementara bentuk gabahnya cenderung kecil hingga sedang. Rata-rata malainya memiliki 26–34 anakan dengan produktivitas sekitar 6 ton per hektare.
Pada kondisi ideal, jumlah gabah per malai berkisar 335 – 361 butir, dengan berat 1.000 butir sekitar 22,6 gram. Padi ini memiliki beberapa keunggulan, terutama umur panennya yang genjah, jumlah anakan yang banyak, dan hasil yang dinilai stabil.
Meski begitu, varietas ini memiliki kelemahan berupa bobot gabah yang ringan serta kecenderungan gabah rontok. Dari sisi pengembangan, Padi Keluarga dipandang memiliki nilai strategis karena menjadi identitas pertanian khas Malinau.
Selain itu, varietas ini berpotensi menunjang ketahanan pangan lokal melalui pola tanam pendek dan hasil panen yang relatif konsisten. Promosi produk turunan berbasis beras lokal, branding, serta dukungan kebijakan daerah juga dinilai penting untuk memastikan keberlanjutannya sebagai varietas khas Malinau.
Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Malinau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....