‎Nanas Madu, Buah Unggulan Malinau dari Sungai Boh

  • 03 Nov 2025 16:28 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau : Nanas madu merupakan varietas lokal unggulan yang tumbuh dan berkembang secara turun-temurun di Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Desa Mahak Baru, juga dikenal masyarakat dengan nama Nanas Sungai Boh.

‎Varietas lokal ini telah didaftarkan secara resmi dengan nama Uduk Kayu Ujan Atek Me, termasuk dalam genus Ananas dan spesies Ananas comosus (L) Merr. Secara fisik, nanas Malinau ini memiliki tinggi antara 125 hingga 140 sentimeter dengan jumlah daun sekitar 108–114 helai.

‎Duri hanya terdapat pada bagian ujung daun. Bunga muncul pada usia 7–8 bulan, dan buah dapat dipanen setelah berumur 11–12 bulan.

‎Buah Nanas madu berbentuk silinder agak meruncing, dengan panjang 19–26 sentimeter dan berat rata-rata 3,7–4,5 kilogram. Kulit buah berwarna kuning cerah dengan mata dangkal, sedangkan daging buah berwarna kuning muda kehijauan, halus, dan tidak berserat.

‎Rasanya manis segar dengan kadar gula mencapai 17–18° brix, serta beraroma wangi khas. Daya simpannya berkisar antara 7 hingga 10 hari.

‎Dalam satu hektare lahan dengan populasi 25–30 ribu tanaman, produksi Nanas Malinau dapat mencapai 68,7 hingga 82,5 ton per hektare. Keunggulan varietas ini terletak pada ukuran buah yang besar, daging tebal, rasa manis, kadar gula tinggi, serta duri yang relatif sedikit.

‎Sebagai buah lokal unggulan, Nanas Malinau memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan seperti jus, selai, keripik, dan sirup. Selain itu, pengembangannya juga dapat mendukung branding daerah dan wisata agro di Malinau, sekaligus menjadi sumber penguatan ekonomi bagi petani lokal.

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....