Komunitas Baca Inisiasi Transisi Pengelolaan Taman Baca
- 07 Apr 2025 15:24 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Keberadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Malinau Selatan yang dibentuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, menjadi tantangan tersendiri bagi Ikatan Keluarga Baca Malinau (IKBM).
Ketua IKBM, Olipianti, menyampaikan pentingnya desa mulai bersiap untuk mengelola TBM secara mandiri tanpa ketergantungan jangka panjang terhadap CSR. “Menurut saya ini salah satu challenge juga buat kami supaya mendampingi teman-teman yang ada di Malinau Selatan,” ujar Olipianti.
Ia menambahkan bahwa saat ini TBM di wilayah tersebut memang sudah ada, namun keberlangsungannya masih bergantung pada keberadaan CSR. Olipianti mengingatkan bahwa program CSR memiliki batas waktu, dan perusahaan tidak akan selamanya beroperasi di Malinau.
Oleh karena itu, kesiapan desa menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan TBM ke depan. “Tantangan kita sekarang supaya desa itu bisa mandiri,” tegasnya.
Menurut Olipianti, dukungan struktural dari pemerintah desa sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat dan kelangsungan TBM sebagai sarana penguatan budaya literasi. Kemandirian pengelolaan TBM diyakini menjadi pondasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia di desa yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....