Ramadhan Mengokohkan Ketaqwaan Ummat Islam

  • 18 Mar 2025 12:12 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Sebagai Ummat Islam kita meyakini tentang Qr. surat Al-baqarah ayat 183 yang artinya "wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" Sebelum Rasulullah SAW, nabi-nabi sebelum beliau juga berpuas. Dikatakan ustadz Ahmad Dadi, S.Pd.I dalam acara dialog ramadhan di studio RRI SP Malinau.

Berawal dari panggilan jiwa sebagai orang yang beriman untuk perintah puasa, banyak orang muslim yang tidak puasa karena kaitannya dengan panggilan jiwa seorang yang beriman, esensi orang beriman adalah taqwa. Orang yang bertaqwa adalah melaksanakan perintah allah dengan penuh keihlasan, keimanan. Rasulullah SAW menekankan dalam sebuah hadist yang artinya " Bertaqwalah di manapun kamu berada, "

Bertaqwa bukan hanya berbaju taqwa tapi taqwa adalah melaksanakan perintah allah dan menjauhi laranganNya.

Memakai pakaian taqwa bukan hanya dipakai saat di masjid, pakaian taqwa membentengi diri dalam kehidupan. Rasulullah SAW menyambung hadist nya yang artinya "ikutilah perbuatan burukmu dengan kebaikan, agar hubungan kita dengan allah SWT bisa mengampuni dosa-dosa kita (Hablumminallah).

Selanjutnya setelah bertaqwa dan mengikuti perbuatan buruk dengan kebaikan, Rasulullah SAW melanjutkan hadist " Berahklaklah dengan manusia dengan ahklak yang baik". Tiga pesan ini yang Rasulullah SAW sampaikan untuk terus menjaga silaturahim, kekerabatan.

Dalam hadist nabi beliau mengatakan tiga kali dengan kerasnya, "Demi allah tidak sempurna iman seseorang, tidak beriman seseorang kepada allah, yang tidak bemberikan keamanan kepada tetangganya".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....