Ibadah Natal Bersama PGPI Malinau, Teguhkan Persaudaraan
- 31 Jan 2026 14:04 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Ibadah Natal bersama Persatuan Wanita PGPI Kabupaten Malinau berlangsung khidmat pada Sabtu (31/12/2025), dengan mengusung tema “Persaudaraan dan Kerukunan dalam Kebersamaan” yang diambil dari Mazmur 133:1–4. Acara ini dihadiri oleh anggota PGPI, perwakilan pemerintah, serta masyarakat setempat, dengan penuh kebersamaan dan sukacita.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Malinau, Ny. Maylenty Wempi, menyampaikan harapan besar bagi seluruh anggota Persatuan Wanita PGPI Kabupaten Malinau. Ia berharap agar melalui perayaan Natal ini, persatuan dan kebersamaan yang telah terjalin bisa semakin diteguhkan. “Kiranya melalui perayaan Natal ini, Persatuan Wanita PGPI Kabupaten Malinau terus diteguhkan untuk menjadi teladan, pembawa damai, dan kasih Kristus,” ujar Ny. Maylenty.
Tema Natal kali ini sangat relevan dengan situasi sosial yang ada, yang mengajak semua umat untuk menjaga persatuan, kerukunan, dan saling menghargai dalam kebersamaan. Dalam hal ini, PGPI Malinau diharapkan bisa menjadi contoh nyata dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, bukan hanya dalam konteks spiritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Ibadah Natal bersama ini tidak hanya sekedar seremoni, tetapi juga menjadi ajang refleksi dan perenungan bagi seluruh peserta untuk menguatkan ikatan persaudaraan di antara mereka. Melalui momen ini, diharapkan setiap individu bisa lebih menghayati arti sejati dari Natal, yakni kasih, damai, dan pengabdian kepada sesama.
Acara ini juga dilengkapi dengan doa bersama, di mana peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, serta kesejahteraan Kabupaten Malinau dan seluruh masyarakatnya. Selain itu, ada pula pembacaan Alkitab yang mengingatkan umat akan pentingnya persatuan dan kerukunan, sebagai pondasi bagi kemajuan bersama.
Tidak hanya soal rohani, acara ini juga mencerminkan kekuatan dan kontribusi aktif organisasi wanita dalam mempererat hubungan antar komunitas dan pemerintah. Ny. Maylenty juga menekankan peran penting wanita dalam membangun kerukunan dan menjaga keharmonisan di masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan yang dapat memperkuat tatanan sosial.
Sebagai penutup, Ibadah Natal ini disertai dengan kegiatan sosial, seperti pemberian bingkisan kepada anggota PGPI dan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menambah kehangatan dan rasa solidaritas di tengah perayaan Natal, serta menjadi bukti bahwa kebersamaan dan saling membantu adalah inti dari semangat Natal itu sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....